CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID–Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0623/Cilegon tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur utama, tetapi juga menjawab kebutuhan riil masyarakat, termasuk fasilitas tempat ibadah.
Salah satunya melalui kegiatan rehabilitasi Mushola Al Hidayah yang berlokasi di Lingkungan Langon 2, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Senin, 27 April 2026.
Danramil 2303/Pulomerak, Mayor Inf Mujayin mengatakan, rehab mushola tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat, meskipun tidak masuk dalam sasaran fisik utama TMMD.
“Dalam TMMD ke-128 ini memang ada beberapa kegiatan, termasuk sasaran utama pengaspalan jalan Rutilahu. Namun untuk mushola ini, kami melihat langsung kondisinya yang sudah tidak layak—atap bocor dan bangunan rendah. Selain itu, ada permintaan dari masyarakat, sehingga kami laporkan ke komando atas dan Alhamdulillah disetujui untuk direhabilitasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, meski hanya satu mushola yang direnovasi dalam program tersebut, pihaknya berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sekitar.
“Harapan kami, setelah selesai dibangun, mushola ini bisa menjadi sarana ibadah yang nyaman dan dimanfaatkan oleh masyarakat setempat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua RW 05 Lingkungan Langon 2, Jam’ani mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan TNI kepada masyarakat, khususnya dalam perbaikan fasilitas ibadah.
“Kami sebagai masyarakat sangat bersyukur dan bangga atas adanya rehab Mushola Al Hidayah ini. Kondisinya sebelumnya memang sudah memprihatinkan, atap bocor dan bangunan rendah, sehingga kurang nyaman untuk beribadah,” ungkapnya.
Ia menyebut, mushola tersebut telah berdiri sekitar 10 tahun dan menjadi tempat ibadah utama bagi sekitar 100 kepala keluarga di lingkungan tersebut.
“Harapan kami, setelah direnovasi nanti, mushola ini bisa lebih bermanfaat dan menjadi pusat kegiatan ibadah warga. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membantu,” tuturnya.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: AGung S Pambudi











