TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kehadiran perpustakaan digital di Kabupaten Tangerang semakin memudahkan masyarakat mengakses data dan informasi. Apalagi, Pemkab Tangerang menyediakan aplikasi bernama iTangkab untuk meminjam koleksi buku dari perpustakaan digital tersebut.
Inovasi itu sejalan dengan perkembangan teknologi digital. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), literasi, dan minat baca masyarakat.
“Di era transformasi digital saat ini yang semua aktivitas dapat dilakukan dengan mudah dan cepat melalui pemanfaatan teknologi digital. Oleh karena itu, Pemkab Tangerang turut berinovasi dengan menghadirkan perpustakaan digital yang diharapkan dapat menyediakan kebutuhan informasi untuk para penggunanya,“ kata Kepala Bidang Deposit, Pengembangan dan Kerjasama Perpustakaan Pada Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang Mochamad Iljas, Kamis 19 Januari 2023.
Iljas mengungkapkan, inovasi layanan perpustakaan digital ini dilatarbelakangi oleh luasnya wilayah Kabupaten Tangerang. Kehadiran perpustakaan digital ini diharapkan dapat menumbuhkan minat baca dan mengakselerasi penyebaran informasi. Selain itu, menambah wawasan serta ilmu yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu bagi warga masyarakat diwilayah Kabupaten Tangerang.
“Masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi secara cepat. Kehadiran perpustakaan digital ini juga dapat menjangkau masyarakat yang lokasinya jauh sehingga masyarakat tersebut tidak perlu datang langsung ke perpustakaan untuk membaca buku,” pungkasnya.
Untuk mendapat layanan digital ini, caranya mudah. Cukup download aplikasi iTangkab di ponsel melalui Google Play Store. Setelah terinstal, pengguna akan diarahkan untuk melakukan registrasi menggunakan email atau akun sosial media.
Pengguna sudah bisa memilih dan meminjam/membaca dari ribuan buku koleksi perpustakaan langsung melalui aplikasi iTangkab. Buku yang telah dibaca, dalam waktu 3 hari secara otomatis akan dikembalikan. Pengguna dapat meminjam kembali jika buku tersebut tidak sedang dipinjam pengguna lain.
“Agar perpustakaan dapat menjangkau seluruh masyarakat, terutama yang letaknya jauh dari perpustakaan, jadi walaupun jauh dari perpustakaan, masyarakat tetap dapat membaca buku dengan mudah,” terang Iljas.
Reporter: Mulyadi
Editor : Merwanda











