TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat 113 hektare sawah mengalami puso. Penyebabnya, pada Desember 2022 hingga Januari 2023 217 hektare sawah di Kabupaten Tangerang terendam banjir.
Diketahui, lahan sawah yang mengalami puso itu tersebar di tujuh kecamatan. Yakni Kecamatan Tigaraksa, Kecamatan Cisoka, Kecamatan Panongan, Kecamatan Gunung Kaler, Kecamatan Balaraja, Kecamatan Jayanti dan Kecamatan Kresek.
“Data ini kami peroleh dari petugas POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman) setelah hasil monitoring pasca banjir terhadap luasan sawah yang terdampak banjir,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika Sutrisno, Kamis 19 Januari 2023.
Asep juga mengatakan, total kerugian akibat banjir di sektor pertanian ini ditaksir mencapai Rp 344.650.000 (tiga ratus empat puluh empat juta enam ratus lima puluh ribu rupiah) yang terdiri dari biaya benih, olah tanah, penanaman, obat-obatan dan pemeliharaan.
“Nah untuk meminimalisir kerugian para petani, kami telah mengusulkan bantuan kepada Dinas Pertanian Provinsi Banten berupa benih padi sawah sebanyak 2.825 Kilogram sesuai dengan jumlah sawah yang mengalami puso yaitu 113 hektare,” jelasnya.
Reporter: Mulyadi
Editor : Merwanda











