CILEGON, RADARBANTEN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon kembali menggalakan pasar tani setelah vakum selama pandemi Covid-19.
Pasar tani ini yang digelar setiap Jumat di halaman kantor DKPP merupakan sarana promosi hasil pertanian kelompok wanita tani (KWT) dengan harga lebih murah dari harga di pasaran.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada DKPP Kota Cilegon Sutardi mengatakan, digelarnya kembali pasar tani ini untuk memfasilitasi hasil pertanian dan mengenalkan produk olahan dari KWT.
“Kita terus dorong hasil dari perkebunan dari KWT ini dengan memfasilitasi tempat untuk memasarkan, sehingga diharapkan pasar tani ini menjadi salah satu solusi bagi KWT,” katanya, kepada Radar Banten, Jumat (3/2).
Kendati demikian, kata Sutardi, digelarnya pasar tani ini bukan berarti para KWT susah memasarkan produk hasil pertaniannya. Ini terlihat beberapa KWT di Cilegon sudah memiliki uang kas hasil dari penjualan pertaniannya.
“Alhamdulillah di KWT tidak susah untuk memasarkan hasil pertaniannya hanya saja masih di sekitarnya saja. Makanya kita dorong lewat pasar tani ini agar lebih mengenalkan produk-produknya ke masyarakat,” ujarnya.











