Kerugian Ditaksir Rp 100 Juta
LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Bencana longsor di Kampung Cempa, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, mengakibatkan asrama santri ambruk pada Sabtu (4/2) sekira pukul 4.30 WIB. Tidak ada korban dalam musibah tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta lebih.
Pantauan Radar Banten di lokasi, asrama santri tersebut berjarak hanya beberapa meter dari bantaran Sungai Ciujung. Kondisi bangunan rusak berat dan tidak bisa digunakan para santri. Karena itu, para santri dan dewan guru untuk sementara diungsikan ke asrama lain yang aman.
Pimpinan Ponpes Nurul Faizin Ustadz Ahmad Fitri Tahriri menyatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 4.30 WIB. Saat kejadian, para santri sudah bangun dan bersiap melaksanakan ibadah salat subuh. Untuk itu, tidak ada santri yang mengalami luka akibat ambruknya bangunan asrama tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Sekarang, para santri kita ungsikan ke asrama lain, karena bangunan tersebut sudah tidak bisa digunakan kembali,” kata Ahmad Fitri Tahriri kepada Radar Banten.
Tidak hanya asrama santri, dapur umum yang biasa digunakan santri juga rusak berat. Atas dasar itu, dirinya harus berpikir ekstra untuk membangun kembali dapur umum dan asrama santri. Karena asrama yang digunakan sekarang kapasitasnya terbatas. Para santri harus bertumpuk dan berbagi dengan yang lain.











