CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Banyak YouTuber masuk ke area Pelabuhan Merak dan membuat konten tanpa izin.
Hal itu dikeluhkan oleh PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak serta perusahaan kapal yang beroperasi di pelabuhan tersebut.
Keluhan tentang banyaknya YouTuber yang masuk area Pelabuhan Merak tanpa izin diungkapkan pada agenda Jumat Curhat Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak bersama PT ASDP Indonesia Ferry Merak, Jumat 10 Maret 2023.
Manager Oprasional dan Penyeberangan Hendra Alkhadira menyampaikan keresahan itu muncul karena banyak konten yang ditayangkan berlawanan dengan kenyataan.
“Mending kalo yang mereka share berita yang positif kebanyakan vidio atau konten-konten mereka itu tidak benar, dan ini sangat merugikan kami, mereka tidak tau imbas dari konten yang mereka buat. Kita juga tidak bisa melarang tetapi alangkah baiknya jika konten tersebut di koordinasikan dulu dengan kami, layak tidak disebarluaskan atau bagaimana,” papar Hendra sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis Polres Cilegon.
Para YouTuber itu dinilai mencari keuntungan tetapi merugikan orang lain, karena secara tidak langsung menyebarkan informasi yang tidak benar.
“Coba pak Kapolsek carikan solusinya agar masyarakat tidak melihat jeleknya saja pelayanan kami,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek KSKP Merak Atep Mulyana menjelaskan, pihaknya akan coba membantu mengawasi aktivitas tersebut.
“Kami akan mencoba mengawasi bila mana ada yang sekiranya kami temukan nanti youtuber akan kami temui dan berikan pemahaman juga arahan agar izin terlebih dahulu apabila akan melaksanakan kegiatan di objek vital nasional pelabuhan ASDP Merak,” ujarnya.
Menurut Atep, bila sudah diberi pemahaman tetapi masih meresahkan maka akan ditindaklanjuti oleh pihaknya.
Dijelaskan Atep, YouTube adalah videografer yang membuat video untuk diunggah di YouTube. YouTuber dapat dikategorikan dalam sosialisasi sekunder atau yang memperkenalkan individu kedalam kelompok tertentu dalam masyarakat.
Karena mereka dapat mempengaruhi tingkah laku dan sikap penonton melalui konten video yang mereka unggah di YouTube
Penonton YouTube dapat terpengaruh oleh pandangan, sikap, dan nilai-nilai yang disampaikan oleh YouTuber melalui video yang mereka tonton, yang dapat membentuk atau memperkuat pandangan dan sikap mereka sendiri. Oleh karena itu, sosialisasi yang terjadi melalui interaksi dengan YouTuber dapat dikategorikan sebagai sosialisasi sekunder.
Reporter Bayu Mulyana
Editor: Ahmad Lutfi











