RADARBANTEN.CO.ID – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Provinsi Banten mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam mengembangkan potensi desa termasuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Ekonomi Desa.
Ketua Apdesi Provinsi Banten Uhadi mengatakan, dalam menyukseskan pembangunan di Banten diperlukan upaya dan terobosan-terobosan yang memberikan dampak positif kepada masyarakat, utamanya masyarakat yang berada di wilayah pedesaan.
“Tentunya Apdesi Provinsi Banten mendukung penuh Pemprov Banten di era kepemimpinan saat ini, karena nyatanya banyak terobosan positif yang dilakukan demi terwujudnya masyakarat Banten yang maju,” ujar Uhadi kepada Radar Banten, Minggu (2/4).
Uhadi pun mengapresiasi langkah Pemrpov Banten dalam mendukung pembangunan di Desa dengan cara ditambahnya besaran nilai Bantuan provinsi (Banprov) dari Rp15 juta pada tahun 2022 lalu, menjadi Rp 60 juta per desa di tahun 2023.
Sedada disampaikan Sekjen Apdesi Provinsi Banten Rafik Rahmat Taufik. Menurutnya, poin penting dari berjalannya sektor pembangunan di Provinsi Banten, karena lancarnya koordinasi antar berbagai pihak, mulai dari level atas hingga level bawah.
“Para kepala desa saat ini merasa mendapatkan perhatian lebih dari Pak Pj Gubernur. Hal ini tentunya positif bagi kami, karena sejatinya sebagian besar wilayah di Provinsi Banten ini adalah wilayah pedesaan, dengan jumlah desa mencapai 1.238 desa,” ujar Kepala Desa Bayah Timur ini.
Rafik pun menyinggung soal adanya capaian Indeks Pembangunan Manusia yang meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 72,72 persen menjadi 73,32 persen pada tahun 2022, serta angka pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten juga mengalami peningkatan pada tahun 2022.
“Dampak positif lainnya, yakni nilai investasi yang masuk ke Provinsi Banten di 2022 melebihi target, yakni 130 persen. Hal ini tentunya kabar baik bagi masyarakat desa. Karena dengan meningkatnya nilai investasi, akan memberikan dampak terbukanya peluang pekerjaan,” tambah Rafik.
Ke depan, Rafik optimistis IPM masyarakat desa di Banten akan terus meningkat. Karenanya, dia meminta perhatian Pemprov Banten terhadap desa terus ditingkatkan. Karena, jika desanya maju maka kabupaten dan provinsinya akan maju. Tapi, jika desanya tidak maju, maka otomatis akan membuat daerah tidak akan maju.
“Kuncinya, pembangunan IPM masyarakat desa harus ditingkatkan. Sehingga Banten bisa sejajar dengan provinsi lain di Indonesia,” harapnya.(suf/tur)











