SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 878 calon jemaah haji asal Kota Serang bakal mendapatkan uang kadeuseuh dari Pemkota Serang.
Hal tersebut disampaikan Walikota Serang Syafrudin pada acara manasik haji pada Rabu, 10 Mei 2023. Calon jemaah mendapatkan teknis pemberangkatan haji, hingga kembali pulang ke Tanah Air.
Walikota Serang Syafrudin mengatakan pihaknya bangga dan mengucapkan terimakasih, karena pada tahun ini cukup banyak masyarakat Kota Serang yang akan berangkat haji.
“Menunaikan ibadah haji itu butuh waktu, apalagi saat ini sangat sulit sekali untuk bisa berangkat haji, bahkan bisa menunggu hingga berpuluh-puluh tahun” kata Syafrudin dalam sambutannya.
Syafrudin menjelaskan, tujuan dari dilaksanakannya manasik haji tingkat Kota Serang untuk memberikan arahan serta materi kepada calon jemaah haji.
“Ini dilakukan untuk memberikan pembinaan, arahan serta materi untuk calon jamaah haji terkait aturan yang ada di Kementerian Agama” ucap Syafrudin.
Syafrudin juga menyebut bahwa Pemkot Serang sedang mempersiapkan uang kadedeuh atau uang apresiasi untuk para jemaah haji Kota Serang sebagai tambahan bekal nanti selama di menjalankan ibadah haji.
“Terkait uang kadedeuh sedang kita persiapkan, besar kecilnya nominal nanti kita koordinasikan kembali, intinya sesuai dengan tahun-tahun sebelumnya” kata Syafrudin.
Kepala Kemenag Kota Serang Abdul Rozak mengatakan jumlah jamaah haji asal Kota Serang yang berangkat sebanyak 878 orang, dari usia yang tertua 91 tahun dan termuda 18 tahun.
Dari total jumlah calon jemaah haji itu, sudah sekitar 85 persen atau 775 orang jamaah haji yang telah melunasi biaya haji. Sementara sisanya masih ditunggu hingga tanggal 12 Mei.
“Sampai hari ini yang sudah melunasi 775 orang jadi masih ada 103 orang yang belum melunasi, insya Allah sampai tanggal 12 Mei bisa sesuai target,” ujar Abdul Rojak.
Abdul Rozak mengungkapkan bahwa jemaah haji yang belum melunasi pembayaran haji karena terkendala permasalahan bank penerima setoran.
“Sisanya itu karena faktor kendala teknis di bank yang sempat crowded, bukan dari personal jemaahnya, terkadang dari bank penerima setoran juga mengalami kendala” tutup Abdul Rozak.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Aas Arbi











