SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian atau Distan Banten tengah menyiapkan 10 ribu dosis vaksin Lumpy Skin Disease (LSD.
Puluhan ribu dosis vaksin LSD itu disiapkan untuk mencegah penyebaran penyakit LSD kepada hewan ternak seperti sapi dan kerbau di Banten.
Penyakit LSD itu menjadi fokus perhatian Distan Banten, mengingat penyakit itu bisa menular dari satu ekor sapi ke sapi lainnya yang menimbulkan benjolan pada kulit di bagian leher, punggung, dan perut sapi atau kerbau.
Kepala Distan Banten Agus M Tacuhid mengatakan, pihaknya saat ini tengah berkoodinasi dengan Pemerintah Pusat dalam proses penyediaan vaksin ini.
“Untuk vaksin LSD, sekarang belum tersedia dan direncanakan akhir Mei akan datang, sekarang dalam proses koordinasi dengan Pusat,” kata Agus kepada wartawan, Senin, 22 Mei 2023.
Upaya penanganan penyakit LSD, jelas Agus, berangkat dari kasus penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) beberapa waktu lalu. Kasus PMK menjadi pembelajaran bagi Distan Banten dalam menanggani kasus LSD ini.
Menurutnya, kasus LSD di Banten baru terjadi skala lokal. Yakni, hanya terdeteksi di Kabupaten Tanggerang dengan ada 303 kasus LSD. Namun, dari 303 kasus itu, 279 di antaranya sudah dinyatakan sembuh.
“LSD baru terjadi dalam skala lokal, sehingga tidak perlu adanya Satgas khusus. Tapi alhamdulillah sejauh ini kita sudah bisa tangani baik dengan karantina, pemberian vaksin dan vitamin,” ujarnya.
Pihaknya pun meminta kepada petugas peternakan untuk meningkatkan pengawasan terhadap kebersihan kandang agar bisa menghindari penyebaran virus di peternakan.
“Kita minta hewan-hewan yang terindikasi sakit harus segera dipisahkan dengan kawanannya, jadi dikarantina terlebih dahulu hingga sehat,” pungkasnya. (*)
Repoter: Yusuf Permana
Editor: Agus Priwandono











