SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Keberadaan talas beneng di Kota Serang yang sudah menembus pasar internasional diharapkan dapat menyerap tenaga kerja.
Kelompok petani milenial yang menamakan diri Unni Talas Beneng sukses menghasilkan produk alternatif tembakau dan mengekspor hasil produksinya hingga 3,2 ton ke Australia.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Pertanian (Distan) Kota Serang, Ahmad Yani mengatakan bahwa budidaya talas beneng ini bisa menjadi momentum para petani.
“Ini merupakan momentum untuk lebih menggiatkan lagi pesebaran budidaya talas beneng. Mungkin saat ini kesempatan bisa diambil dan menjadi jauh lebih besar lagi. Sebenernya di lapangan banyak ditemukan petani yang budidaya talas beneng,” katanya, Rabu 24 Mei 2023.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil dari pantauannya di Unni Talas Beneng itu banyak produk yang bisa dihasilkan dari tanaman tersebut, tidak hanya sebagai alternatif tembakau saja.
“Dengan adanya ini bisa menggairahkan para petani dan perluas budidaya. Produk turunan dari talas beneng ini bukan hanya daun saja kan, banyak bisa jadi makanan juga,” ujarnya.
Ia juga berharap, dengan adanya budidaya talas beneng di Kota Serang yang mampu menembus hingga pasar internasional bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi.
“Sehingga ekosistem bisnis talas beneng ini bisa berkembang pesat. Dengan adanya budidaya talas beneng ini kan yang diharapkan bisa menyerap banyak tenaga kerja lagi,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa untuk mengembangkan bisnis pertanian harua diselesaikan dari hulu ke hilir, agar berlangsung secara terus menerus.
“Jangan lupa, saat ini kita harus hirilisasi jangan berkutat di hulu saja. Karna di dunia pertanian cenderung produknya cepet rusak, jadi harus nyambung hulu dan hilir,” tuturnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Merwanda











