PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang sudah memasang strategi untuk menggenjot tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2024.
Berdasarkan data KPU Kabupaten Pandeglang bahwa tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Pandeglang dari Pemilu 2014 dan 2019 tidak mencapai angka yang ditargetkan.
Pada Pemilu tahun 2014, angka partisipasi pemilih hanya di angka 70 persen pada saat Pileg dan 66 persen saat Pemilihan Presiden. Kemudian pada Pemilu serentak 2019, secara angka tingkat partisipasi mengalami kenaikan yakni sebesar 76,6 persen. Dari 930.761 orang pemilih, yang menggunakan hak pilihnya hanya 780.692 orang.
Sedangkan secara target, tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 tidak mencapai target karena KPU Pandeglang menargetkan 77,5 persen. Sementara berdasarkan hasil perhitungan hanya mencapai 76,6 persen.
Menurut Ketua KPU Kabupaten Pandeglang Nunung Nurazizah, KPU Pandeglang tentunya akan berupaya meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2024.
“Terutama pemilih pemula menjadi konsen kami. Yang mana mereka lebih banyak berinteraksi di media sosial,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat, 30 Juni 2023.
Nunung menegaskan, pihaknya saat ini sedang menggenjot partisipasi pemilih generasi Z. Yaitu anak – anak , terutama yang kelahiran 2005.
“Di mana anak – anak ini lebih banyak berinteraksi di media sosial daripada dengan dunia nyata. Mereka yang awam yang membutuhkan pendidikan politik lebih lanjut lagi,” katanya.
Pendidikan politik yang diberikan tentunya dengan memberikan pemahaman agar jangan sampai termakan oleh soal berita hoax.
“Nah ini, yang harus kami antisipasi, soal hoax, black campaign, dan sebagainya. Mudah – mudahan kami bisa memberikan pendidikan politik secara dini kepada anak – anak, pemilih pemula maupun pemilih muda, terutama untuk menjadikan mereka seorang pemilih cerdas,” katanya.
Jadi mereka tidak menelan begitu saja informasi yang ada bertebaran di media sosial.
“Tapi mereka menguji dulu, membaca dulu, mencari tahu informasi apa yang mereka dapatkan,” katanya.
Bupati Pandeglang Irna Narulita berharap tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Pandeglang bisa mencapai lebih dari 70 persen.
“Beberapa OPD, desa, akan selalu memberikan sosialisasi. Jadi kita kolaborasi, KPU, Bawaslu, bagaimana bisa menyukseskan Pemilu ini,” katanya.
Pemkab Pandeglang mempunyai agenda pembinaan politik kepada masyarakat. Mereka adalah garda terdepan suksesnya Pemilu ini.
“Tanpa mereka, partisipasi pemilih tidak mungkin bisa maksimal. Kami berharap bisa di atas 70 persen,” katanya.
Irna optimis, angka partisipasi pemilih bisa melebihi target di atas 70 persen. Melalui kegiatan sosialisasi Pemilu di banyak tempat.
“Sosialisasi di tempat – tempat atau di kantong – kantong pemilih pemula, di pondok pesantren di majelis taklim, di ruang – ruang diskusi dan sebagainya. Semoga bisa mendongkrak partisipasi pemilih pada Pemilu 2024,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Aas Arbi











