TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel kembali membuka penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak atau P3K sebanyak 1.342 orang. P3K ini dikhususkan untuk guru dan tenaga kesehatan.
Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, pihaknya melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangsel sedang mendata nama-nama tenaga honorer guru dan tenaga kesehatan di Tangsel.
“Nanti nama-nama itu saya ajukan ke Kementerian Pensayagunaan Aparatur Sipil dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB),” ujar Benyamin, Kamis, 28 September 2023.
Kata Benyamin, Pemkot Tangsel mengusulkan 1.500 orang honorer untuk diangkat P3K, namun kuota disetujui Kemenpan-RB hanya 1.342 orang.
Benyamin mengimbau kepada guru dan tenaga kesehatan untuk mempersiapkan seluruh persyaratan administrasi yang ada. Dia juga mengingatkan agar tidak tertipu oleh orang-orang yang mengaku bisa memasukkan mereka dan mengatasnamakan dari pejabat tertentu.
“Jangan tertipu oleh orang yang mengatasnamakan ini, itu bisa meloloskan dan segala macam, karena mekanismenya sudah sedemikian rupa, jadi percayakan saja semuanya,” ingat Benyamin.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Tangsel Fuad mengatakan, dari kuota 1.342 terbagi untuk guru 486 orang dan tenaga kesehatan 856 orang. Jenis kebutuhan dalam penerimaan P3K adalah eks tenaga honorer kategori II (eks THK-II) yang terdaftar dalam database eks THK-II Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan tenaga non ASN Pemkot Tangsel yang saat ini bekerja.
“Dan memiliki pengalaman paling sedikit 2 tahun secara terus menerus bekerja di Pemkot Tangsel. Rincian formasi dan unit kerja penempatan adalah sebagaimana yang tercantum dalam Lampiran Pengumuman ini, dan juga dapat dilihat pada laman https://bkpsdm.tangerangselatankota.go.id.,” tandasnya.
Editor : Merwanda











