PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Saat ini masih memasuki cuaca panas ekstrem dan kemarau berkepanjangan. Kondisi cuaca ini dapat berdampak pada kesehatan masyarakat, sehingga perlu tindakan pencegahan.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang Eni Yati, suhu lingkungan khususnya pada pukul 11.00 WIB hingga 02.00 WIB siang hari mengalami peningkatan yang signifikan akibat kemarau panjang.
“Kondisi panas saat ini sangat ekstrem, terutama di jam 11 hingga jam 2 siang,” ungkapnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis, 5 Oktober 2023.
Eni Yati menekankan pentingnya menjaga kesehatan di tengah cuaca panas ini dengan mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup.
“Kami menyarankan masyarakat untuk tetap terhidrasi dengan baik dengan meningkatkan asupan air minum, mengingat suhu yang sangat tinggi saat ini,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa cuaca panas dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan banyak keringat, yang dapat menyebabkan dehidrasi. Oleh karena itu, penting untuk menggantikan cairan yang hilang dengan minum banyak air putih dan menjaga pola makan seimbang.
“Selain memperhatikan asupan air minum, juga perlu untuk memastikan asupan vitamin yang cukup agar tetap sehat,” kata Eni Yati.
Selain itu, pihaknya juga mengingatkan agar masyarakat yang beraktivitas di luar rumah saat terkena paparan sinar matahari menggunakan pakaian yang dapat menyerap keringat. Namun, disarankan untuk tidak terlalu lama berjemur di bawah terik matahari.
“Jangan berlebihan berjemur di bawah matahari, terutama saat cuaca panas puncak. Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat. Tetap waspada dan selalu jaga asupan cairan,” tandasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Abdul Rozak











