PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seorang kakek bernama Mukhtar (80) tewas terpanggang di rumah panggung miliknya di Kampung Pasir Peuteuy, Desa Kadudampit, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang.
Kakek Mukhtar tidak dapat menyelamatkan diri saat rumah miliknya mengalami kebakaran pada hari Jumat, 6 Oktober 2023, sekira pukul 06.30 WIB.
Warga Kampung Pasir Peuteuy, Nuraeni, mengaku, tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran rumah Mukhtar.
“Cuman pas tadi pagi itu terlihat kobaran api sudah besar membakar bangunan rumah. Orang – orang pada teriak histeris Embah Muk, Embah Muk masih di dalam,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, di Kampung Pasir Peuteuy, Desa Kadudampit, Kecamatan Saketi, Jumat, 6 Oktober 2023.
Mukhtar tidak tertolong karena peristiwa kebakaran terjadi di waktu pagi.
“Jadi tadi pagi itu masih sepi orang. Terus baru ramai setelah melihat korban api besar yang menghanguskan bangunan rumah,” katanya.
Warga lainnya, Muhadi, mengungkapkan, Mukhtar usianya diperkirakan sudah 80 tahun.
“Ia tinggal bersama seorang anak bernama Empud berusia 45 tahunan. Namun agak stres karena penyakit syaraf,” katanya.
Kata Muhadi, Empud selamat karena saat kejadian keluar rumah menyelamatkan diri. Sedangkan Mukhtar tidak karena sakit dan lumpuh.
“Saat ditanya, anaknya itu ngaku sedang tidur, terus sarungnya terasa panas. Jadi ia langsung lari ke luar,” katanya.
Terkait penyebab kebakaran, belum diketahui secara pasti sumber apinya. Namun untuk korban langsung dikebumikan oleh pihak keluarganya.
“Jadi Embah Mukhtar ini sedang sakit dan memang kesehariannya mendapatkan bantuan dari warga dan keluarganya. Baik makan dan minum juga suka dikirimin karena memang tidak bisa jalan. Jadi selalu ada yang nganterin karena iba melihat embah Mukhtar sudah usia lanjut dan anaknya juga kurang sehat,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Aas Arbi











