CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID-Warga Kota Cilegon mengeluhkan proses perekrutan tenaga kerja di PT Lotte yang dinilai tidak jelas.
Pertama, warga menyebut rekrutmen tidak jelas karena perusahaan tidak memberikan pemberitahuan kepada warga yang memasukan lamaran.
Tidak ada kejelasan dari perusahaan apakah warga ditolak atau diterima di perusahaan yang terletak di Kecamatan Grogol tersebut.
Alasan lain, warga pun tidak memiliki akses untuk mempertanyakan nasib lamaran mereka tersebut. Keluhan itu disikapi Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon Faturohmi.
Faturohmi menjelaskan, terkait rekrutmen yang dilakukan PT Lotte, selaku ketua Komisi II memertanyakan peran Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) karena banyaknya keluhan dari masyarakat.
“Masyarakat mengeluh karena tidak ada notifikasi atau pemberitahuan apakah mereka bisa melanjutkan proses rekrutmen atau tidak karena tidak ada pemberitahuan,” ujar Faturohmi.
Faturohmi mengimbau Disnaker agar melakukan langkah-langkah agar masyarakat bisa terakomodir secara proporsional sesuai kapasitas masing-masing.
Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Cilegon Hidayatullah mengaku akan menyampaikan persoalan itu ke PT. Lotte.
“Akan kami sampaikan bahwa keinginan pencari kerja atau pelamar apabila ada pencari kerja yang melamar dan belum sesuai yang dibutuhkan atau tidak dapat mengikuti proses seleksi agar diinformasikan ke yang melamar,” paparnya.
Disnaker selama ini sudah mendorong warga masyarakat Cilegon dengan mengirimkan data yang ada di AK1 yang dibutuhkan oleh PT. Lotte.
Tapi terkait dipanggil atau tidak nya, lulus atau tidaknya menjadi kewenangan pihak perusahaan.
“Dan disnaker melalui rapat resmi dengan pihak perusahaan sudah seringkali mengingatkan dan meminta kepada HRD PT. Lotte agar memberikan kesempatan kepada masyarakat Cilegon yang memenuhi syarat dan kualifikasi pendidikan serta keahlian, pengalaman dan lain-lain sesuai kebutuhan perusahaan,” ujar pria yang akrab disapa Dayat tersebut. (*)
Reporter Bayu Mulyana
Editor: Agung S Pambudi











