CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID-Tengahi gesekan antara warga Kubangsari dengan PT Krakatau Posco, DPRD Kota Cilegon panggil perwakilan warga dan perusahaan.
Gesekan antara warga dan perusahaan terkait dampak aktivitas perusahaan, serta perhatian perusahaan terhadap warga sekitar.
Rapat dengar pendapat itu dihadiri Komisi II dan Komisi IV DPRD Kota Cilegon dan unsur Pemkot Cilegon.
Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon Faturohmi menjelaskan, warga mengeluhkan dampak aktivitas perusahaan yaitu adanya debu yang diduga berasal dari Krakatau Posco.
Kemudian, warga juga mempertanyakan kepedulian perusahaan kepada warga.
“Kami mendorong kepada DLH untuk turun mendalami keluhan warga itu, pastikan kebenarannya. Kami juga mendorong Dinkes untuk mengecek dampak terhadap kesehatan,” ujar Faturohmi.
Dewan pun mendorong agar PT Krakatau Posco memperhatikan warga sekitar baik dalam segi Corporate Social Responsibility (CSR) atau pun perekrutan tenaga kerja.
Dikatakan Faturohmi, pihaknya berharap pasca rapat dengar pendapat itu tidak terjadi lagi gesekan antara warga dengan pihak perusahaan. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agung S Pambudi











