TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Direktur Utama Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Kabupaten Tangerang Finny Widiyanti menyebut revitalisasi pasar Kutabumi akan memberi dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi para pedagang.
Untuk itu , dirinya mengucapkan terima kasih kepada Penjabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono yang telah mendukung proses revitalisasi di Pasar Kutabumi.
Pj Bupati Tangerang sangat berperan aktif dalam memberikan arahan dan memonitoring proses revitalisasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Andi Ony selaku Pj Bupati Tangerang sekaligus Kuasa Pemegang Modal yang selalu membina serta mengingatkan kami untuk selalu mengedepankan sikap humanis kepada para pedagang,” ungkapnya, Sabtu, 28 Oktober 2023.
Selain itu, Finny juga meminta dukungan kepada masyarakat di Kabupaten Tangerang agar revitalisasi ini dapat berjalan dengan lancar, sehingga nantinya para pedagang dan juga masyarakat dapat dengan nyaman berbelanja di pasar.
Kata Finny, peningkatan atau revitalisasi Pasar Kutabumi dapat menarik kembali konsumen untuk berbelanja di pasar tradisional.
“Dengan adanya revitalisasi pasar tentunya ini memberikan banyak manfaat, salah satunya dapat meningkatkan omzet para pedagang,”katanya.
Selain itu, revitalisasi juga dapat memperkuat kegiatan ekonomi pelaku usaha kecil agar lebih kompetitif dan tidak kalah bersaing dengan pasar-pasar modern.
Finny mengungkapkan, dalam revitalisasi tersebut, bukan hanya kualitas pelayanan saja yang ditingkatkan, namun juga terdapat perbaikan dari sisi manajemen maupun pengelolaan pasar terutama dari sisi kebersihan.
“Dengan revitalisasi kami ingin pasar tradisional ini dapat bersaing dengan pasar pasar modern yang ada,” terangnya.
Finny menambahkan, pemerintah Kabupaten Tangerang dan Perumda NKR selaku BUMD yang diberikan wewenang dan amanah pengelolaan pasar di Kabupaten Tangerang selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin mengetahui tentang revitalisasi Pasar kutabumi.
“Kami juga meminta kepada para pedagang agar tidak terprovokasi atau menelan informasi yang belum dinyatakan kebenarannya terkait revitalisasi pasar Kutabumi,” pungkasnya.
Reporter: Mulyadi
Editor: Aas Arbi











