LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Mahasiswa yang melakukan aksi di depan Gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak dan DPRD Lebak pada 6 November 2023 lalu, untuk menuntut Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan menyelesaikan permasalahan di Lebak.
Pasca aksi mahasiswa, Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan menemui massa dan menanggapi aspirasi dari mahasiswa yang menyoroti permasalahan Infrastruktur, pertambangan dan pelayanan kesehatan di Lebak segera ditangani.
“Isu-isu dan program strategis, beberapa yang belum tercapai. Bagaimana nanti itu bisa di carry over ke program perencanaan berikutnya yang diinginkan Kabupaten Lebak bisa tercapai. Tidak ada yang meninggalkan sisa walaupun sedikit,” ujar Iwan saat berada di halaman Pendopo Bupati Lebak, Senin 6 November 2023 lalu.
Diungkapkan Iwan, jika target tersebut tidak tercapai maka akan dilanjutkan ke tahun 2024-2025 mendatang untuk segera ditindaklanjuti.
“Mudah-mudahan mahasiswa sudah mengerti, saya juga akan ajak mahasiswa diskusi dan saya akan menampung aspirasi. Tetapi saya minta mahasiswa dan seluruh jajaran masyarakat, untuk bisa mendukung saya bekerja,” ucap Iwan.
Dalam aksi tersebut, puluhan mahasiswa sempat terlibat kericuhan bersama aparat kepolisian dan Satpol PP Lebak, yang berjaga mengamankan di area Gedung Pemkab Lebak.
Diakui Iwan, tentunya jika kinerjanya tidak dilakukan secara baik maka akan memberikan citra buruk terhadap dirinya sebagai Pj Bupati Lebak.
“Kalo saya khawatir tidak turun ke lapangan untuk bekerja, setelah saya melakukan identifikasi pemetaan lapangan isu-isu apa dan permasalahan apa saja, yang harusnya saya lakukan. Dalam waktu satu tahun, tidak bisa saya laksanakan tentunya kinerja saya akan buruk,” ujarnya.
Ditambahkan Iwan, sebagai Pj Bupati Lebak dirinya akan dievaluasi juga oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), selama menjabat sebagai Pj Bupati Lebak.
“Tiga bulan saya dilakukan evaluasi. Karena setiap tiga bulan kinerja saya akan dievaluasi oleh pak Menteri. Jadi bagaimana dan apa yang sudah dilakukan oleh saya. Itu akan dievaluasi,” tandas Iwan. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











