LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilograng belum diresmikan oleh Pemerintah Provinsi Banten. Namun, salah satu bangunannya, yakni tembok penahan tanah (TPT), mengalami longsor pada Jumat, 1 Desember 2023 lalu.
RSUD Cilograng merupakan sarana penunjang kesehatan bagi warga Lebak yang dibangun oleh Pemprov Banten, yang lokasinya berada di Cikatomas, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak.
Warga Cilograng, Deden Hardiana, mengatakan bahwa TPT di RSUD Cilograng longsor diduga karena pembangunannya belum sempurna. Sehingga, bangunan yang belum diresmikan ini mengalami kerusakan.
“Di sini ada kelalaian dari pemborong, sehingga kok bisa bangunan yang belum diresmikan sudah rusak,” kata Deden, Senin, 4 Desember 2023.
Dijelaskan Deden, TPT RSUD Cilograng diketahui baru selesai dibangun dan belum berumur satu tahun. Saat ini, kondisi bangunan TPT mengalami rusak parah pada bagian temboknya yang longsor.
Lebih lanjut, Deden juga menyoroti kondisi bangunan yang nantinya bisa roboh. Sehingga, hal tersebut sangat khawatir dan berbahaya jika ke depannya bakal digunakan.
“Diduga keras, rendahnya mutu pekerjaan ini akibat adanya subkon kepada pihak lain yang menyebabkan pengurangan harga dari nilai pekerjaan dan berakibat pada rendahnya mutu hasil pekerjaan,” ucapnya.
RSUD Cilograng merupakan salah satu fasilitas dan penunjang kesehatan bagi warga Lebak Selatan, khususnya Kecamatan Cilograng, Bayah, dan sekitarnya.
Bangunan RSUD Cilograng dibangun oleh Pemprov Banten dan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Sehingga, bangunan tersebut sangat penting dalam menunjang kesehatan bagi warga Lebak. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agus Priwandono











