SERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Menjelang libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang menyiapkan sekema pengamanan jalur agar pelaksanaan Nataru berlangsung nyaman dan aman.
Kabid Angkutan Jalan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Serang Agus Herlambang mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan rencana operasi (renops) untuk pelaksaan pengamanan jalur wisata saat libur Nataru.
“Kita sedang mempersiapkan di internal karena pemerintah pusat sudah menyiapkan pembahasan sejak pertengahan November kemarin. Dari time line kita mulai sejak tanggal 19 Desember sampai 3 Desember atau 16 hari rentan waktu PAM Nataru,” katanya, Minggu 10 November 2023.
Berdasarkan hasil analisis dan juga kajian yang telah dilakukan, pihaknya memiliki beberapa prediksi terkait dengan waktu-waktu yang harus diwaspadai.
“Kalau melihat kondisi Natal ada di hari Senin jadi akan ada long weekend yang cukup panjang ditambah selasanya cuti bersama sehingga diprediksi puncak di bagian pertama itu di tanggal 22,23. Arus baliknya itu diperkirakan jatuh di tanggal 26- 27 itu perkiraan yang harus diantisipasi,” tegasnya.
“Tahun barunya jatuh di hari Senin, jadi kita ada waktu Sabtu-Minggu di 30-31, tidak ada tambahan cuti bersama jadi stop di tanggal 1 diprediksi puncak arus di tahun barunya sekitar di tanggal 29, baliknya di tanggal 1 atau 2,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, kendati Kabupaten Serang tidak memiliki gereja, namun banyaknya destinasi wisata yang ada di Kabupaten Serang tentunya menjadi salah satu titik rawan yang harus diwaspadai.
Kendati demikian, pihaknya masih harus menunggu hasil rapat koordinasi dengan Polres yang ada di Kabupaten Serang guna memastikan jumlah personel yang akan diterjunkan dan juga jumlah pos pengamanan yang akan dijaga.
“Penanganan akan kita rapatkan dengan Polres karena ada 3 Polres yaitu Serang Serang, Polresta Serang kota dan Cilegon. Kita akan duduk bareng menentukan pos-pos, ngikut ke pos yang disiapkan Polres. Jumlah personel per hari 26 personel, dengan sekitaran 11 Pospam,” tegasnya.
Selain itu ada beberapa skema yang akan disiapkan untuk melakukan pengamanan jalur wisata seperti melakukan beberapa rekayasa lalu lintas. Pihaknya juga saat ini tengah mengkaji untuk menyediakan kantung parkir yang memadai bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke Anyer.
“Kita juga sedang mengkaji untuk menyiapkan kantung parkir yang bisa mewadahi pengunjung yang akan wisata ke Anyer agar memiliki tempat istirahat. Ke tempat rekreasinya mereka menggunakan kendaraan umum,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor : Aas Arbi










