SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Sejumlah petani yang berada di beberapa daerah di Kabupaten Serang sudah mulai menanam padi lantaran kondisi air sudah tersedia.
Namun demikian mereka mengaku kesulitan untuk mencari pupuk subsidi untuk memupuk tanaman padi yang sudah mulai ditanami. Mereka pun terpaksa untuk membeli pupuk non subsidi agar tanaman mereka dapat tumbuh dengan maksimal.
Salah seorang petani asal Desa Carenang, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang Sutiyah mengaku dirinya sudah mulai menggarap tanah dan memanaminya dengan padi karena air sudah mulai tersedia.
“Ini sekarang sudah tandur dan mulai ditanami padi, alhamdulilah air sudah ada,” katanya, Minggu 17 Desember 2023.
Meskipun demikian, air belum dapat mengalir secara sendirinya ke sawah-sawah warga tetapi harus disedot dengan menggunakan diesel milik para petani. “Itu pake diesel, kalau engga disedot ya engga sampe sini airnya,” imbuhnya.
Selain kondisi air yang belum maksimal, para petani juga mengaku mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk yang disubsidi oleh pemerintah.
Pihaknya pun mau tidak mau harus membeli pupuk nonton subsidi karena kondisi padi yang sudah mulai ditanam.
“Padahal udah masuk masa tanam tapi pupuk susah. Mau ga mau paling kita beli pupuk yang komersil kalau udah kaya gini,” tegasnya.
Lebih lanjut ia berharap agar pemerintah dapat membantu para petani yang mengalami kesulitan mendapatkan pupuk sehingga panen di musim tanam kali ini bisa maksimal.
“Kalau kondisinya gini terus ya susah, kalau memang mau panennya maksimal ya tolong fasilitasi kami supaya bisa beli pupuk murah,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











