SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian (Distan) Banten mencatat kebutuhan konsumsi daging oleh masyarakat Banten selama Ramadan hingga Idul Fitri 2024. Yakni, sebanyak 8.367 ton.
Kepala Distan Provinsi Banten, Agus M Tauchid, mengatakan bahwa pihaknya sudah jauh-jauh hari menghitung perkiraan kebutuhan konsumsi daging untuk masyarakat Banten, di mana kebutuhan selama Ramadan dan Idul Fitri akan mencapai 8.367 ton.
“Kebutuhan daging selama bulan puasa dan Idul Fitri itu dapai 8.367 ton yang terdiri dari 4.770 ton di bulan Maret dan 3.597 ton di bulan April,” ujar Agus saat ditemui di kantornya, Jumat, 22 Maret 2024.
Agus mengatakan, kebutuhan konsumsi daging untuk masyarakat Banten itu dapat terpenuhi. Sebab, Banten memiliki stok 15.170 ton daging sapi dan kerbau.
“Kalaupun ada defiasi data tidak akan jauh, dengan stok dan kebutuhan cukup,” sambungnya.
Ia menuturkan, harga daging sapi maupun kerbau relatif normal. Tidak mengalami kenaikan yang signifikan.
Namun, katanya, Distan Banten juga tetap mewaspadai bila terjadi lonjakan permintaan yang begitu besar.
“Yang perlu diantisipasi adanya peningkatan anomali permintaan karena iklim sudah mulai normal, lepas El Nino, Pilpres selesai, dan sedang memasuki Idul Fitri dengan cuaca yang normal menjadi faktor membentuk permintaan pasar yang bisa berubah,” ungkapnya.
Pihaknya juga terus melakukan monitoring ke beberapa peternakan sapi dan kerbau di wilayah Provinsi Banten. Seperti pada PT Lembu Jantan Perkasa (LJP) di Jalan Serang-Pandeglang KM 9.6, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.
Dikatakan Agus, peternakan PT LJP telah menyiapkan beberapa rencana bila terjadi permintaan yang besar. Rencana A adalah dengan menyiapkan 200 ekor sapi dan rencana B adalah sebanyak 600 ekor.
“Jika di Serang Raya meningkat, maka LJP ini siap mengeluarkan plan B. Nah, saya minta ini juga bisa dilakukan di peternakan yang lain,” terangnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











