LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Tiga hari menjelang Lebaran Idul Fitri 2026, harga daging Kerbau dan Sapi di pasar Rangkasbitung mencapai Rp160 ribu per kg.
Sebelumnya pada H-10 Lebaran Idul Fitri harga daging kerbau dan Sapi di pasar terbesar di bumi Multatuli mencalai Rp 140 ribu/kg.
“Ya, dari kemarin harga daging kerbau dan sapi naik. Kita terpaksa naikan karena memang mengalami kenaikan. Biasa kalau mau Lebaran Idul Fitri suka ikutan naik kaya bahan komiditi sembako,” kata Saepul penjual daging Kerbau di Pasar Rangkasbitung, Rabu 18 Maret 2026.
Dia menjamin daging yang diperjual belikan di pasar Rangkasbitung layak untuk dikonsumsi masyarakat. Diakuinya, penjualan daging meningkat.
“Meski penjualan sedikit meningkat, tapi pasokan daging masih dirasa cukup. Kami sudah mempersiapkan jauh hari sebelumnya, terutama untuk persediaan jelang puasa ini. Insya Allah, disini tidak akan pernah ada daging gelonggongan atau yang sejenisnya,” katanya.
Menurutnya, dalam sehari ia biasa menghabiskan sekitar dua kwintal daging sapi dan kerbau. Namun, dalam dua hari terkahir bisa menjual e dampai 4 kuintal.
“Harga itu diperkirakan akan naik pada saat menjelang puasa dan lebaran. Sebenarnya kami juga berharap, tidak ada kenaikan sehingga tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya.
Heni warga Rangkasbitung berharap pemerintah dapat turun tangan agar harga sembako maupun daging baik sapi, kerbau tidak terus naik apalagi jelang bulan ramadahan.
“Setiap jelang luasa maupun lebatan harga selalu naik. Seperti daging kerbau ini yabg terus naik. Tentunya, pemerintah harus segera turun menggelar operasi pasar murah,” katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lebak Feby Hardian Kurniawa. mengatakan, agar kondisi daging yang duperjual belikan di pasar layak di konsumsi pihaknya secara berkala melakukan pengawasan dan pengecekan.
“Sedangkan untuk daging lokal diperiksa langsung di pasar Rangkasbitung. Sejauh ini kita belum menemukan adanya daging yak layak dikonsumsi di jual di pasar,” katanya.
Pantauan sekaligus pemeriksaan terhadap daging yang diperjual belikan di Pasar Rangkasbitung, kata dua tidak ditemukan penjualan daging yang mencurigakan.
“Hasil pantuan kita di pasar sejauh ini alhamdulilah tidak ditemukan daging yang mencurigakan atau laik di konsumsi oleh masyarakat,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana











