PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Arus mudik H-3 Idul Fitri 1445 hijriah, lebih dari 300 kendaraan pemudik tercatat memasuki wilayah Kabupaten Pandeglang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah kendaraan pemudik telah keluar dari pintu Tol Serang dan pintu Tol Rangkasbitung untuk pulang ke kampung halaman masing-masing.
Kapolres Pandeglang AKBP Oki Bagus Setiaji mengungkapkan, mudik lebaran saat ini sudah tercatat 300 kendaraan memasuki Pandeglang.
“Kalau jumlah pemudik yang telah masuk Pandeglang sekitar ada 300 orang yang baru masuk Pandeglang,” ungkapnya saat diwawancarai RADARBANTEN.CO.ID, Minggu 7 April 2024.
Pihaknya memprediksi puncak arus mudik lebaran tahun 2024 ini kendaraan akan bergerak terjadi di wilayah Kabupaten Pandeglang pada H-2.
“Ya untuk puncaknya kemungkinan nanti H-2 masyarakat yang mudik ke Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.
Dikatakannya, terkait tren jenis kendaraan pemudik sendiri lebih didominasi kendaraan roda dua, sisanya sebagian kendaraan roda empat.
“Saat ini kita lihat banyak sekali roda dua, untuk arus mudik kepadatan tidak terlalu signifikan,” katanya.
Lanjutnya, ia menyebut terkait titik kerawanan macet yang berada di Kabupaten Pandeglang hanya ada tiga titik yakni parkir tepi jalan Pasar Badak Pandeglang, Jalan Raya Cigadung, dan Jalan Raya Simpang Mengger.
“Untuk titik rawan kemacetan di Pandeglang tidak terlalu banyak seperti di parkiran tepi jalan karena banyak yang ke pasar kemudian di daerah Jalan Raya Mengger kemudian seperti di sini Cigadung dan simpang tiga namun tidak terlalu signifikan,” tuturnya.
Namun, terkait volume kondisi arus lalu lintas (Lalin) di ruas jalan wilayah Kabupaten Pandeglang saat ini terbilang masih ramai lancar.
“Untuk saat ini relatif sepi adapun keramaian masih masyarakat sekitar yang berbelanja ke toko-toko yang berada di sekitar Pandeglang maupun ke wilayah Serang,” tuturnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang melakukan mudik baik ke dalam kota Pandeglang maupun ke luar wilayah Pandeglang agar tetap waspada dalam berkendara.
“Tetap selalu waspada, mempersiapkan kendaraannya maupun fisiknya untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan kemudian ketika ada antrian kemacetan mohon bersabar supaya bisa lancar kembali,” pungkasnya. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











