TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Bagi Kamu yang mempunyai riwayat penyakit jantung, diharapkan agar berhati-hati dan supaya memeriksa kondisi penyakit jantung Kamu ke rumah sakit.
Sebab, penyakit Jantung sudah sangat dikenal dikalangan masyarakat dengan sebutan “Silent Killer”.
Untuk itu, Bethsaida Hospital Gading Serpong melalui Heart & Vascular Center atau Pusat Layanan Unggulan Jantung dan Pembuluh Darah tidak hanya fokus pada pelayanan kuratif, tetapi juga pada langkah pencegahan yang dapat menghindari komplikasi akibat penyakit jantung koroner dan serangan jantung.
Di mana, skrining dan diagnosis penyakit jantung koroner dapat dipastikan melalui dua cara, yaitu CT Scan Cardiac dan kateterisasi jantung. Dan kedua metode ini memiliki peran sangat krusial.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Kardiovaskular (Intervensi) di Bethsaida Hospital, dr. Yudistira Panji Santosa mengatakan bahwa CT Scan Jantung adalah pemeriksaan non-invasif yang menggunakan teknologi tomografi terkomputerisasi untuk menghasilkan gambar 4D dari jantung dan pembuluh darah.
Maka dengan itu kata Yudistira, Bethsaida Hospital kini telah dilengkapi dengan CT Scan 512 Slice berbasis AI (Artificial Intellegence) yang memungkinkan pemeriksaan ini dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat, serta menghasilkan gambar pencitraan jantung dengan resolusi tinggi, namun dengan tingkat radiasi yang minim.
“Jadi, pemeriksaan ini sangat memberikan gambaran yang detail tanpa perlu memasukkan alat ke dalam tubuh,” ungkap dr. Yudistira, Kamis 12 September 2024.
Yudistira juga mengungkapkan, dalam dunia medis yang terus berkembang, teknologi canggih memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas diagnosis dan perawatan.
Dimana, salah satu inovasi terbaru Bethsaida Hospital dalam bidang pencitraan medis adalah teknologi CT Scan Revolution Apex Elite 512 Slice yang menawarkan berbagai kelebihan dan manfaat yang sangat menguntungkan, terutama dalam pemeriksaan jantung
“Dengan teknologi ini, kami dapat mendeteksi masalah jantung lebih awal dan menentukan langkah penanganan yang tepat,” kata Yudistira.
Selanjutnya kata Yudistira, Kateterisasi Jantung atau prosedur invasif berbasis AI untuk diagnosis mendalam, yang dimana kateterisasi jantung adalah prosedur invasif yang dilakukan dengan memasukkan kateter melalui pembuluh darah menuju jantung.
Prosedur ini memberikan gambaran langsung tentang kondisi pembuluh darah koroner dan dapat digunakan untuk mengukur tekanan di dalam bilik jantung. Selain itu, kateterisasi juga memungkinkan dokter untuk melakukan tindakan intervensi seperti pemasangan stent jika ditemukan sumbatan.
Prosedur kateterisasi jantung di Heart & Vascular Center Bethsaida Hospital dilakukan dengan dukungan alat medis terkini, yaitu Cath Lab Allia IGS 520 with Autoright yang memiliki sistem canggih untuk prosedur intervensi di berbagai bidang medis.
Yudistira menambahkan, fitur auto right ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mengoptimalkan kualitas gambar secara otomatis dan mengurangi paparan radiasi bagi pasien, sehingga aman untuk pasien dengan segala jenis kondisi.
“Sehingga, kateterisasi jantung memberikan informasi langsung dari dalam pembuluh darah dan jantung, yang memungkinkan kita untuk melakukan tindakan kuratif segera jika diperlukan,” tutup Yudistira.
Reporter: Mulyadi











