SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Banten memberikan catatan terhadap Provinsi Banten yang besok berusia 24 tahun, 4 Oktober 2024.
Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Gembong R Sumedi mengatakan, Banten saat ini sudah memasuki usia dewasa. Meski demikian, masih terdapat berbagai persoalan yang menjadi Pekerjaan Besar (PR) bagi Tanah Jawara ini.
“Banten masih punya banyak PR besar, seperti angka pengangguran yang cukup tinggi, kemiskinan ekstrem, hingga pemerataan pembangunan,” kata Gembong kepada Radar Banten, Kamis 3 Oktober 2024.
Gembong menuturkan, tingginya angka pengangguran ini tidak boleh dibiarkan begitu saja, namun harus segera diselesaikan dengan cara memfasilitasi banyak lapangan pekerjaan dan memperkuat sektor informal atau lapangan usaha.
“Kita sadari bahwa semuanya tidak mungkin bisa terserap didunia kerja, makanya kita dorong kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk memperkuat sektor informal. Misalnya UMKM, para pengusaha lokal tentu perlu kita dukung mereka agar terus bisa mengembangkan usahanya,” katanya.
Apalagi kata Gembong, saat ini ekonomi di Banten tidak dalam baik-baik saja. Hal ini pun telah memberikan dampak nyata berupa pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh beberapa perusahaan di Banten.
“Penguatan UMKM ini bisa menjadi solusi untuk mengatasi masalah ini, karena pada Pandemi Covid-19 lalu juga yang bisa menyelamatkan ekonomi negara ini yaitu UMKM,” ungkapnya.
Pihaknya pun menyoroti soal pemerataan pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Katanya, saat masih terdapat disparitas atau ketimpangan antara Banten Selatan dengan Banten Utara. Ketimpangan itu perlu segera dientaskan.
“Saat ini masih banyak sodara-sodara kita yang masih kesulitan dalam menikmati bangku pendidikan. Banyak anak-anak kita yang tidak bisa melanjutkan pendidikan bahkan hingga SMA. Makanya, jika ada program sekolah gratis, mudah mudahan bisa menjadi stimulan bagi warga Banten agar bisa bersekolah minimal hingga SMA,” tuturnya.
PKS, kata Gembong, berkomitmen untuk mengawal berbagai kebijakan Pemerintah dalam upaya mengatasi berbagai masalah itu. Lebih jauhnya, dirinya berharap adanya kemitraan antara lembaga legislatif dengan Pemprov Banten.
“Tentu kita (Dewan PKS,-red) terbagi di semua komisi terkait akan memperjuangkan masalah ini sehingga berharap kemitraan antara legislatif dengan eksekutif dapat terus dibangun. Agar usulan usulan dari legislatif yang berasal dari warga bisa terealisasi,” pungkas Ketua DPW PKS Banten ini.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











