PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – BRI Kantor Cabang Pandeglang menggelar acara undian panen hadiah Simpedes periode 1 Maret sampai 31 Agustus 2024. Undian panen hadiah Simpedes BRI Kantor Cabang Pandeglang berlangsung meriah.
Undian panen Simpedes diikuti oleh puluhan nasabah BRI yang memiliki saldo minimal Rp 100 ribu periode 1 Maret-31 Agustus 2024.
Undian panen Simpedes BRI kali ini menyiapkan hadiah grand price sebuah mobil pikap Suzuki New Carry. Kemudian hadiah sepeda motor, mesin cuci, televisi, serta hadiah lainnya.
Pimpinan Cabang BRI Pandeglang, Indrayana mengatakan, undian panen hadiah Simpedes rutin digelar setiap enam bulan.
“Membuat nasabah senang dan bahagia dan mungkin pulang ada bawa motor. Pulang bawa hadiah grand price mobil pikap Carry,” katanya dalam acara undian panen hadiah Simpedes di Kantor Cabang BRI Pandeglang, Sabtu, 19 Oktober 2024.
Pinca Indrayana menjelaskan, pada periode kali ini mencoba memodifikasi hadiah grand price. Biasanya jenis mini bus, tapi saat ini berupa pikap.
“Mungkin ini bisa berguna membawa buah atau bawa cengkeh dari hasil panen. Maka kita coba ini (hadiah grand price berupa mobil pikap) mungkin bisa berguna langsung buat usaha,” katanya.
Indrayana mengungkapan, mungkin nanti ke depannya ganti lagi hadiah grand price. Bisa berupa mobil listrik atau mobil mini bus, dan bisa juga mobil pikap lagi.
“Pengundian panen hadiah Simpedes ini untuk periode 1 Maret-31 Agustus 2024. Jadi setiap nasabah menabung dengan saldo Rp 100 ribu rupiah maka akan mendapatkan satu poin,” katanya.
Poin nanti akan diundi secara transparan oleh tim undian panen hadiah Simpedes.
“Kalau memang sudah rezeki (menang undian Simpedes) Alhamdulillah. Silakan bawa hadiah undiannya,” katanya.
Indrayana mengajak kepada nasabah agar menambahkan dananya di Simpedes BRI. Semakin banyak saldonya, semakin banyak hadiah diberikan kepada nasabah yang ada di Kabupaten Pandeglang.
“Terima kasih atas kerja sama nasabah di sekitar Kabupaten Pandeglang. Semoga BRI ke depannya bisa tambah jaya, bisa terus melaksanakan panen hadiah Simpedes ini,” katanya.
Indrayana mengingatkan kepada nasabah BRI agar mewaspadai modus kejahatan Soceng atau Social Engineering.
“Social engineering itu apabila ada kiriman pesan melalui SMS, WhatsApp mengatasnamakan BRI, apapun itu, untuk membuka file atau APK yang saat ini sudah dimodifikasi,” katanya.
Ada berupa surat tilang, ada undangan nikah, ada tagihan listrik, paket JNT. Banyak sekarang model-modelnya.
“Ibaratnya ngasih kunci rumah ke mereka (pencuri) mengobrak-ngabrik isinya dan habis semua saldo tabungan dikuras oleh pencuri,” katanya.
Oleh karena itu, ia hanya bisa mengedukasi dan mengingatkan kepada nasabah agar berhati-hati terkait dengan aksi kejahatan modus Soceng. Banyak orang pengin cepet kaya dengan mencuri melalui digitalisasi sekarang ini.
“Soceng adalah aksi kejahatan dengan mencoba memanipulasi psikologis para korbannya dengan mempengaruhi pikiran mereka. Kejahatan ini cenderung memanfaatkan kesalahan dan ketidakcermatan dari korbannya dalam menyikapi sesuatu di dunia maya sehingga tidak menyadari bahwa mereka sedang menjadi sasaran dari aksi kejahatan,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











