SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru), harga bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Serang mulai mengalami kenaikan. Kenaikan harga terjadi khususnya pada bumbu-bumbu dapur yakni cabai baik cabai rawit merah maupun cabai rawit hijau, ataupun cabai kriting.
Kabid Perdagangan pada Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopumperindag) Kabupaten Serang, Titi Purwitasari mengatakan, berdasarkan hasil monitoring harga di dua pasar di Kabupaten Serang yakni Pasar Baros dan Pasar Petir terdapat kenaikan harga untuk sejumlah bahan-bahan kebutuhan pokok.
“Untuk Nataru informasi harga di tanggal 16 Desember 2024, kenaikan di komoditas cabai rawit hijau semula Rp25 ribu menjadi Rp30 ribu. Lalu cabai rawit merah, cabai keriting dan cabai merah besar, ini ada peningkatan 14,3 persen, yakni sebesar Rp40 ribu,” katanya, Senin 16 Desember 2024.
Ia mengungkapkan, ada peningkatan juga untuk harga-harga kebutuhan pokok lainnya seperti telur ayam boiler yang juga mengalami kenaikan sebesar 4,8 persen. “Sebelumnya Rp26 ribu menjadi Rp29 ribu. Diprediksi karena distribusi kurang lancar karena faktor cuaca dan tingginya permintaan,” ujarnya.
Sementara itu, untuk kenaikan harga cabai di Kabupaten Serang dilatarbelakangi juga oleh faktor cuaca. Ia mengungkapkan, kenaikan untuk cabai sudah terjadi sejak tanggal 9 Desember dan terjadi hingga saat ini.
“Karena faktor cuaca, karena kan petani kita belum bisa memenuhi kebutuhan kabupaten serang, jadi masih ditopang dari luar Banten. Lalu cuaca hujan juga sangat berpengaruh untuk tanaman cabai,” jelasnya.
Ia mengaku, apabila kenaikan harga terus terjadi dan semakin memberatkan masyarakat, pihaknya akan melakukan kegiatan bazar murah di titik-titik tertentu untuk menstabilkan harga. “Kita akan upayakan melakukan bazar murah dan operasi pasar,” pungkasnya.
Sementara itu, salah seorang pedagang sayur pasar Baros, Eneng mengatakan harga cabai rawit merah saat ini mencapai Rp40 ribu per kilogram, tadinya hanya Rp28 ribu per kilogram. “Cabai rawit hijau Rp30 ribu, bawang Rp35 ribu biasanya Rp25 ribu,” ujarnya.
Kenaikan sudah terjadi beberapa pekan terakhir sejak adanya cuaca buruk yang terjadi. Selain itu ada pula sayuran lain yang mengalami kenaikan harga yakni sawi, dimana biasanya Rp10 ribu per kilogram kini menjadi Rp15 ribu. “Mungkin karena lagi sering banjir. Pembelian (cabai) agak turun. Tapi kalau stok banyak gak ada langka,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











