LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak mencanangkan meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK).
Sebagai bentuk keseriusan mewujudkan WBK, kejari Lebak dibawah komando Kepala Kejaksaan (Kajari) Devi Preddy Muskittapun telah menggelar upacara pencanangan zona integritas menuju WBK di halaman kantor Kejari Lebak dan menandatangani fakta integritas yang ditandatangani oleh Kajari Lebak, jaksa sampai staf di Kejari Lebak.
“Ya, kami targetkan tahun ini Kejari Lebak meraih WBK. Pembangunan zona integritas menuju WBK bertujuan untuk pencegahan korupsi, kolusi dan nepotisme dan meningkatkan kualitas pelayanan publik untuk mewujudkan eeformasi birokrasi melalui penerapan zona integritas,” kata mantan Kajari Tulangbawang ini, Selasa 11 Februari 2025.
Dia mengajak kepada seluruh jajaran Kejari Lebak bersama-sama menyatukan tekad dan kesadaran dalam melaksanakan komitmen untuk melaksanakan program reformasi birokrasi, untuk membangun zona integritas sesuai dengan Peraturan MenPAN RB Nomor 10 tentang perubahan atas Permenpan RB no 52/2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK di lingkungan Instansi Pemerintah.
“Dengan pencanangan ini, Kejari Lebak berkomitmen untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat sistem pengawasan internal guna menciptakan lingkungan yang bebas dari korupsi. Bersama-sama, kita akan
terus bergerak maju untuk mewujudkan zona
integritas yang solid, membangun kepercayaan publik, dan mewujudkan Indonesia yang lebih baik,” kata dia.
Dia mengatakan reformasi birokrasi merupakan salah satu langkah awal mendukung program pemerintah untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan organisasi yang baik, efektif dan efisien, sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat dan tepat, serta profesional.
“Ini semua dalam rangka mewujudkan good governance dan clean government menuju aparatur Kejaksaan yang bersih dan bebas dari KKN, dan wilayah bebas melayani. Oleh karena itu, sebelum sampai kesana kami kejari lebak mencanangkan wilayah WBK,” ujarnya.
Editor: Bayu Mulyana











