PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang melakukan verifikasi data tenaga honorer atau non ASN.
Verifikasi dilakukan oleh BKPSDM bersama Inspektorat Kabupaten Pandeglang.
Kepala BKPSDM Kabupaten Pandeglang Didin Pahrudin mengatakan, verifikasi dilakukan dalam rangka penataan database tenaga non ASN atau tenaga honorer.
“Untuk mendapatkan data yang riil kita lakukan verifikasi secara langsung. Dari setiap OPD,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin, 3 Maret 2025.
Verifikasi dilakukan oleh Tim BKPSDM dan dibantu juga oleh Inspektorat. Sama-sama mengkroscek data pegawai non ASN.
“Mulai dari tingkat kecamatan sampai OPD. Semua, satu persatu diverifikasi,” katanya.
Didin mengungkapan, verifikasi dilakukan untuk mendapatkan data base yang riil.
“Jangan sampai orang sudah meninggal, sudah berhenti, sudah pindah, masih masuk dalam database. Maka dari itu kita lakukan verifikasi,” katanya.
Plt Kabid Formasi dan Mutasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang Furkon menambahkan, proses verifikasi saat ini masih berjalan.
“Terakhir itu kemarin di Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga. Dan nanti dilanjutkan di OPD lain,” katanya.
Verifikasi data ini akan terus dilakukan sampai selesai di semua OPD.
“Adapun dari data kita miliki sebelum verifikasi jumlah tenaga honorer di Kabupaten Pandeglang masih tersisa 6.347 orang di tahun 2025,” katanya.
Data tersebut, terdiri dari jumlah tenaga honorer sudah mengikuti seleksi PPPK tahap 1 sebanyak 4.854 orang. Kemudian jumlah tenaga honorer yang akan tes seleksi PPPK tahap 2 berjumlah 1.489 orang.
“Tenaga honorer sebanyak 4.854 orang yang mengikuti seleksi tahap 1 terdiri dari tenaga teknis 3.109 orang. Kemudian tenaga guru 1.064 orang dan tenaga kesehatan 685 orang,” katanya.
Sedangkan tenaga honorer yang akan mengikuti seleksi tahap 2 berjumlah 1.489 orang. Terdiri dari tenaga teknis 908 orang, guru 507 orang dan kesehatan 74 orang.
“Jadi jumlah tenaga honorer di Kabupaten Pandeglang sampai saat ini berjumlah 6.347 honorer,” katanya.
Analis SDM Aparatur pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang Juwita Mutachirriyah mengatakan, proses verifikasi sudah dilakukan di beberapa OPD.
“Namun untuk sementara ini belum direkap. Karena masih fokus usulan NIP PPPK tahap 1,” katanya.
Inspektur Kabupaten Pandeglang Hasan Basri mengatakan, Inspektorat turut mendampingi pelaksanaan verifikasi data tenaga non ASN oleh BKPSDM.
“Kita menerjunkan dua orang. Untuk membantu memberikan pendampingan saat proses verifikasi,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











