SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni menambah anggaran untuk program Sekolah Gratis. Anggaran itu diambil dari efisiensi yang dilakukan Pemprov Banten sesuai dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2025.
Andra mengungkapkan, efisiensi yang dilakukan berdasarkan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 itu dialihkan untuk program yang bermanfaat bagi msayarakat.
Program-program yang harus dibangun adalah yang berkomitmen dan bermanfaat. Ia berterima kasih kepada DPRD Provinsi Banten dan OPD di lingkup Pemprov Banten bahwa Inpres Nomor 1 tahun 2025 benar-benar membuka jalan untuk sama-sama bisa melihat bahwa selama ini ada yang salah dalam cara menyusun perencanaan.
“Sehingga ada semangat baru, ada sesuatu yang baru yang muncul. Salah satunya adalah kita bisa melakukan efisiensi terhadap kegiatan-kegiatan yang secara reguler tahun menahun yang kita lakukan tapi tanpa ada sesuatu yang bisa membanggakan,” ungkap Ketua DPRD Provinsi Banten periode 2019-2024 ini.
Salah satu program yang mendapatkan pengalihan dari anggaran efisiensi itu adalah Sekolah Gratis. Sebelumnya, Pemprov Banten hanya merencanakan Sekolah Gratis bagi Kelas X untuk tingkat SMA, SMK, SKh, dan MA swasta di Banten. Dengan bertambahnya anggaran untuk program yang menjadi visi misinya bersama Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah, maka Kelas XI juga akan menikmati program tersebut.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengungkapkan, ada Rp193 miliar anggaran yang diefisiensikan untuk dialihkan ke program yang lebih bermanfaat. “Anggaran itu untuk tambahan Sekolah Gratis Rp147 miliar lebih dan jalan desa Rp45 miliar lebih,” ujarnya.
Editor: Mastur Huda











