SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemprov Banten menambah alokasi anggaran untuk program Sekolah Gratis yang menjadi visi misi Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah. Awalnya, dengan anggaran sekira Rp148 miliar lebih, program Sekolah Gratis yang akan dimulai pada tahun ajaran baru nanti hanya akan dinikmati para murid baru Kelas X di SMA, SMK, SKh, dan MA swasta di Banten.
Saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Provinsi Banten Tahun 2025 – 2029 di gedung Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Andra mengungkapkan bahwa dari efisiensi yang dilakukan Pemprov Banten berdasarkan Inpres Nomor 1 Tahun 2025, maka anggaran untuk program Sekolah Gratis bertambah. Sehingga penerima manfaat dari program itu pun bertambah.
“Pada 2025, di tahun ajaran baru, Insyallah Kelas X dan Kelas XI SMA, SMK, SKh, dan MA di Provinsi Banten, kita akan melaksanakan launching program Sekolah Gratis,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, ia berterima kasih kepada DPRD Provinsi Banten dan OPD di lingkup Pemprov Banten bahwa Inpres Nomor 1 tahun 2025 benar-benar membuka jalan untuk sama-sama bisa melihat bahwa selama ini ada yang salah dalam cara menyusun perencanaan. “Sehingga ada semangat baru, ada sesuatu yang baru yang muncul. Salah satunya adalah kita bisa melakukan efisiensi terhadap kegiatan-kegiatan yang secara reguler tahun menahun yang kita lakukan tapi tanpa ada sesuatu yang bisa membanggakan,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengungkapkan, tambahan anggaran untuk program Sekolah Gratis bertambah Rp147 miliar lebih. Sehingga total anggaran untuk program prioritas itu sebesar Rp295 miliar.
Ia mengungkapkan, anggaran Pemprov Banten yang diefisiensikan yakni sebesar Rp193 miliar. Anggaran itu pun dialihkan ke program yang lebih bermanfaat, salah satunya adalah Sekolah Gratis.
“Anggaran itu untuk tambahan Sekolah Gratis Rp147 miliar lebih dan jalan desa Rp45 miliar lebih,” ujarnya.
Editor: Mastur Huda











