PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Selama enam hari periode arus mudik Lebaran 2025, Terminal Kadubanen Pandeglang mencatat telah melayani ratusan penumpang yang datang maupun berangkat.
Berdasarkan data yang diperoleh Radarbanten.co.id dari seksi Terminal pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang, Terminal Kadubanen melayani 399 penumpang datang dan 292 penumpang berangkat. Lonjakan tertinggi terjadi pada H-3 dan H-2 Lebaran dengan total 691 penumpang.
Kasi Terminal pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang, Suhaedi, mengatakan jumlah penumpang terus meningkat seiring mendekatnya puncak arus mudik.
“Hari ini peningkatan penumpang mulai pukul 14.00 WIB, diperkirakan puncak terakhir arus mudik terjadi hingga pukul 23.00 WIB malam hari,” ungkapnya, Minggu 30 Maret 2025.
Lebih lanjut, pihaknya mengklaim belum menerima laporan terkait aduan getok tarif selama arus mudik Lebaran 2025 di Terminal Kadubanen.
“Sementara ini belum ada laporan. Kalau ada informasi soal itu, kemungkinan masuk ke bagian petugas seksi angkutan, bukan di seksi terminal,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa situasi mudik di Terminal Kadubanen masih berjalan normal tanpa gejolak berarti.
“Untuk saya pribadi belum ada laporan, baik itu terkait keluhan atau gejolak lainnya,” sambungnya.
Terkait tren penumpang, Suhaedi menyebut jumlah pemudik tahun ini relatif sama seperti tahun sebelumnya. Namun, lonjakan kemungkinan terjadi mulai pukul 14.00 WIB siang ini.
“Mayoritas pemudik berasal dari Tangerang dan Jakarta,” pungkasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











