SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Selama periode libur Idul Fitri 1446 Hujriyah, okupansi hotel di wilayah Anyar-Cinangka, Kabupaten Serang sangat bagus yakni mencapai 80 hingga 100 persen.
Bahkan okupansi maksimal tercatat sejak tanggal 2 hingga 5 April 2025. Kondisi ini pun sangat disyukuri oleh para pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Serang.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang, Yurlena Rahman mengatakan, okupansi hotel pada momen libur idul fitri tahun ini cukup tinggi.
“Okupansinya mencapai 80 hingga 100 persen. Didominasi oleh wisatawan yang berasal dari Jakarta dan Tanggerang,” tegasnya.
Ia mengaku apabila dibandingkan dengan pada momen idul fitri tahun lalu, tingkat kunjungan wisatanya relatif menurun. Namun demikian pihaknya tetap bersyukur karena kunjungan di tahun ini cukup maksimal.
“Aga ada penurunan, kalau pada momen Idul Fitri tahun lalu okupansinya di kisaran 90-100 persen, jadi penurununan sekitar 10 persen,” ujarnya.
Namun ia mengaku bersyukur karena apabila dibandingkan dengan momen libur Nataru lalu, ada peningkatan yang cukup signifikan. “Kita cukup puas, karena di libur lebaran tahun ini kenaikannya sekitar 30 persen dari libur Nataru,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu faktor yang mengakibatkan turunnya kunjungan wisata di tahun ini dikarenakan daya beli masyarakat yang cenderung menurun. Ditambah lagi, dengan adanya plang-plang dan pemberitahuan tentang wisata Anyar-Cinangka yang penuh.
“Adanya plang Anyar penuh dan lain-lain ini membuat kunjungan wisatanya turun, di hari ini pun kita belum full. Semoga ke depan tidak ada lagi hal-hal seperti itu,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











