PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Camat Pulosari, Juhanas Waluyo, bersama siswa bergotong royong mengecor bangunan SMK Nuur El-Qolam, Desa Banjarwangi, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang.
Kehadiran Camat Pulosari menambah semangat siswa dan pekerja untuk bergotong royong menyelesaikan pengecoran bangunan sekolah.
Aksi Camat Pulosari bersama siswa SMK Nuur El-Qolam itu merupakan contoh nyata kepemimpinan yang turun langsung ke lapangan (hands on).
“Jadi tadi itu pas melakukan kunjungan ke sekolah sedang ada kegiatan pengecoran. Jadi secara spontan kita ikut bantu bergotong royong bersama anak-anak,” kata Juhanas Waluyo, Selasa, 5 Mei 2026.
Juhanas menerangkan, bahwa adanya anak-anak bantu dalam pembangunan fisik sekolah bukanlah mempekerjakan anak bawah umur. Tapi memberikan beberapa manfaat strategis.
“Menjadi bagian dari pendidikan karakter yang riil. Menanamkan nilai empati dan jiwa sosial tidak cukup hanya diajarkan di kelas saja,” katanya.
Melalui pengecoran bersama, siswa belajar tentang kerja keras dan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap fasilitas pendidikan mereka. Selain itu juga bagian upaya pelestarian budaya.
“Di tengah gempuran individualisme digital, mempraktikkan gotong royong sebagai warisan leluhur memastikan tradisi ini tidak punah dan tetap relevan bagi generasi Z,” katanya.
Kegiatan gotong royong mempercepat penyelesaian struktur bangunan yang butuh pengerjaan cepat dalam satu waktu.
“Langkah ini memperkuat hubungan antara birokrasi, institusi pendidikan, dan masyarakat di Desa Banjarwangi agar lebih solid dalam membangun daerah,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











