LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Upaya pencarian terhadap seorang wisatawan asal Bogor Rama Pradipta (20) yang hilang di Pantai Goa Langir, Desa Sawarna Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, masih terus dilakukan hingga Selasa 8 April 2025.
Korban dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat berenang pada Kamis 3 April 2025, saat berwisata di Pantai Goa Langir.
“Satu orang dalam pencarian. Korban yang dalam pencarian ini melakukan aktifitas berenang pada pagi dini hari, sebelum ada petugas pantai,” Ketua Badan Penyelamatan Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Lebak, Erwin Komarasukma saat dihubungi melalui telepon, Selasa 8 April 2025.
Diketahui korban datang beserta rombongan tiba di Pantau Goa Langir dan beristirahat di kendaraan. Pada pukul 06.00 WIB korban bermain air dan hanyut di area Goa Langir, korban sempat dibantu temannya tapi tidak tertolong.
Pencarian terhadap korban dilakukan sejak pada 3 April 2025 hingga saat ini dengan melibatkan tim gabungan dari Basarnas Banten, BPBD Lebak, TNI/Polri, serta nelayan setempat. Namun hingga saat ini korban masih belum ditemukan.
Erwin menyampaikan, para petugas Balawista senantiasa sigap berjaga di beberapa titik rawan terjadi kecelakaan di pantai. Namun, karena wisatawan yang awam terkadang tidak mendengar imbauan petugas, para korban akhirnya terseret ombak.
“Kebanyakan wisatawan itu ngeyel, seringkali tidak memperhatikan rambu-rambu peringatan larangan berenang, juga mengabaikan himbauan dari petugas Balawista, baik melalui pengeras suara juga secara langsung,” tegasnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rikzi Pratama menyampaikan hal serupa bahwa korban hilang di Pantai Goa Langir masih belum ditemukan hingga saat ini.
“Sampai saat ini korban masih belum ditemukan, Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap korban yang terseret ombak,” pungkasnya.
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











