KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Forum Indonesia Bersatu (Foribes), Nirwan Rosidin menilai pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang semakin sangat amburadul.
Sebab kata Nirwan, penumpukan sampah semakin mudah ditemukan di Kabupaten Tangerang.
Nirwan mengkhawatirkan, armada truk sampah lebih mementingkan sampah di wilayah perumahan karena ada retribusinya dan beberapa perusahaan yang diduga menjadi salah satu bagian kerjasama terselubung alias dipakai ngompreng.
“Sampah di pinggir jalan banyak yang berserakan dan tidak diambil oleh truk pengangkut sampah karena diduga sopir lebih memilih wilayah perumahan dan perusahaan untuk ngompreng ketimbang masyarakat biasa,” cetus Nirwan, Senin 14 April 2025 melalui telepon seluler.
Nirwan meminta kepada Pemkab Tangerang supaya memberikan truk sampah satu desa satu armada sampah.
“Sehingga, setiap kampung niscaya akan bersih dari sampah,”harapnya.
Diketahui sebelumnya, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid terlihat kesal kepada salah satu sopir truk sampah di depan TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Senin 7 April 2025.
Kekesalan tersebut terlihat dalam sebuah video yang berdurasi 41 detik. Dimana Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid bertanya kepada salah satu sopir truk sampah yang mengangkut sampah di depan TPA Jatiwaringin tersebut.
Bupati Tangerang bertanya kepada sopir truk sampah tersebut. ‘Berapa rit angkut sampah dalam satu hari,”tanya Bupati kepada sopir itu.
Kemudian sopir truk sampah tersebut menjawab. “Satu rit dalam satu hari pak. Karena gak ada sampahnya,” katanya.
Seketika Bupati Tangerang berkata, bahwa masih banyak sampah yang berserakan di pinggir jalan yang belum terangkut tuh, termasuk di Kecamatan Legok
“Kenapa ini truk sampah hanya satu rit, kan bisa 3 hingga 4 rit dalam sehari,” keluhnya kepada Sekda dalam video tersebut.
Editor: Bayu Mulyana











