LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Menyambut ledakan peluang ekonomi digital, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lebak menggelar pelatihan konten kreator untuk membekali masyarakat dengan kemampuan membuat konten digital yang menarik dan kompetitif. Program ini diharapkan membuka jalan bagi warga Lebak untuk bersaing dan berkiprah di dunia digital yang kian berkembang pesat.
“Pelatihan konten kreator menjadi salah satu program unggulan kami tahun ini. Pesertanya akan dibimbing oleh instruktur profesional yang sudah berpengalaman di bidang produksi konten digital. Materinya meliputi teknik pengambilan gambar, editing video, strategi membuat konten yang menarik, hingga optimasi platform digital,” ujar Sekretaris Disnaker Lebak, Rully Chaerullyanto, kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa, 10 Juni 2025.
Rully menegaskan, pelatihan ini bukan sekadar program rutin, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menyesuaikan keterampilan kerja masyarakat dengan tuntutan zaman.
“Sekarang eranya digital. Banyak anak muda yang punya potensi besar tapi belum tahu bagaimana mengelolanya dengan tepat. Maka dari itu, kami fasilitasi,” jelasnya.
Pelatihan konten kreator menjadi kunci membuka akses lapangan kerja baru di bidang kreatif, terutama di ranah media sosial dan platform digital yang sedang booming. Selain itu, Disnaker juga menyediakan pelatihan lain seperti digital marketing selama 10 hari, komputer dasar dan administrasi perkantoran selama 15 hari, teknik otomotif (sepeda motor) selama 35 hari, dan menjahit selama 30 hari.
Semua pelatihan bersifat gratis, lengkap dengan modul, konsumsi, dan sertifikat kompetensi bagi peserta yang lulus. Kegiatan berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker Lebak dengan peserta terbatas per jenis pelatihan.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Pendaftaran bisa dilakukan melalui kantor Disnaker Lebak atau secara online melalui laman resmi kami,” tambah Rully.
Ia juga menegaskan, pelatihan kerja ini rutin digelar setiap tahun dan sudah berhasil mencetak banyak tenaga kerja terampil yang terserap di dunia kerja maupun membuka usaha mandiri.
Salah satu calon peserta, Nadiva, mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan konten kreator.
“Penasaran dan ingin ikut karena sejak sekolah tertarik untuk menjadi konten kreator,” ujarnya.
Nadiva menilai pelatihan ini sangat penting untuk membekali kemampuan dalam mempromosikan produk atau jasa secara digital.
“Konten kreator dapat membuat konten yang menarik dan berkualitas untuk mempromosikan produk atau jasa suatu perusahaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang produk atau jasa tersebut,” terangnya.
Konten kreator sendiri adalah profesi yang memiliki kemampuan membuat konten kreatif dan berkualitas untuk dipublikasikan di media sosial atau platform digital lain. Mereka bisa bekerja secara freelance atau menjadi bagian dari tim pemasaran perusahaan.
Editor: Merwanda











