SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Banten mengambil langkah strategis memperkuat akses layanan kesehatan di wilayah terpencil dengan merencanakan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang. Langkah ini diharapkan menjawab keterbatasan fasilitas kesehatan yang selama ini dirasakan masyarakat di daerah yang jauh dari pusat kota.
Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa pembangunan RSUD Cibaliung merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam pemerataan layanan kesehatan, tidak hanya terpusat di kota besar.
“Pembangunan RSUD di Cibaliung ini bagian dari upaya kita untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, bukan hanya di kota-kota besar, tapi juga di daerah,” ujar Andra, Selasa, 10 Juni 2025.
Pembangunan RSUD ini juga sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten 2024-2029, menyusul peresmian dua RSUD lain yaitu RSUD Cilograng dan RSUD Labuan.
Lebih lanjut, Andra menyatakan bahwa pemerataan akses dan fasilitas kesehatan juga menjadi salah satu fokus utama astacita Presiden Prabowo Subianto. Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Banten terus mengembangkan layanan kesehatan berbasis teknologi dan kedekatan, seperti mobil klinik dengan sistem telemedisin.
“Selain itu, kita juga telah menyediakan rumah singgah dan layanan ambulans di Jakarta untuk warga Banten yang menjalani rujukan pengobatan di ibu kota,” tambahnya.
Andra menjelaskan, keberadaan fasilitas-fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen meningkatkan kualitas dan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Ini bagian daripada kita memberikan peningkatan layanan kepada masyarakat. Kemarin kita sudah meresmikan dua rumah sakit yang lama belum beroperasi, kemudian juga ada rumah singgah di Jakarta. Harapannya tentu ini bisa menjadi akses kemudahan masyarakat dalam layanan kesehatan,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi V DPRD Banten, Rifky Hermiansyah, mengonfirmasi proyek pembangunan RSUD Cibaliung sudah masuk tahap perencanaan. Namun, menurut Rifky, saat ini masih dalam proses kajian awal, termasuk uji kelayakan dan penyusunan desain.
“Insya Allah pada 2026 mulai pembangunan. Saat ini sedang kami siapkan uji kelayakan, desain, dan aspek teknis lainnya,” ujarnya.
Dengan rencana pembangunan RSUD ini, Pemprov Banten berharap dapat memberikan layanan kesehatan yang lebih merata dan mudah diakses masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini kekurangan fasilitas kesehatan memadai.
Editor : Merwanda











