SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sedikitnya 250 calon siswa Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Banten akan menjalani tes kesehatan. Tes kesehatan ini dilakukan di fasilitas kesehatan yang disediakan di kabupaten dan kota di Banten.
Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Banten Dicky Hardiana mengatakan, di Banten terdapat dua lokasi pelaksanaan SR, yakni di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupaten Lebak.
SR di dua daerah ini diperuntukan untuk siswa/siswi kurang mampu pada jenjang Sekolah Menegah Atas (SMA). “Jadi kita ada dua SR yang jadi sekolah SR, itu 6 rombongan belajar untuk 150 siswa SMA di Tangsel dan 100 siswa di Lebak,” kata Dicky kepada Radar Banten, Senin 14 Juli 2025.
Tes kesehatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan dari para siswa, yang mana nantinya para siswa akan menjalani pendidikan dengan metode boarding atau asrama.
Biaya pendidikan mereka akan digratiskan 100 persen, mulai dari seragam, makan minum, biaya asrama dan biaya-biaya lainnya semua akan ditanggung oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Dicky mengatakan, saat ini tengah dilakukan renovasi terhadap lokasi SR baik di Kabupaten Lebak maupun di Kota Tangsel. Renovasi dilakukan langsung oleh Pemerintah Pusat.
“Insyaallah Agustus nanti renovasinya beres, sehingga sekolah bisa dimulai,” ungkapnya.
Pihaknya memastikan jika calon siswa SR ini merupakan mereka yang memiliki backround dari keluarga kurang mampu yang tercantum dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Hal ini seiring dengan tujuan Presiden Prabowo Subianto saat menginisasi program ini yakni untuk memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan.
Editor: Mastur Huda











