CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID–Momentum Pekan Air Susu Ibu (ASI) se dunia yang diperingati setiap 1 hingga 7 Agustus dimanfaatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon untuk mengingatkan pentingnya dukungan terhadap ibu menyusui.
Dukungan ini tidak hanya dibutuhkan dari sisi medis, tetapi juga dari lingkungan keluarga, tempat kerja, hingga fasilitas publik.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, Rully Kusumawardhany, menegaskan bahwa pemberian ASI memiliki peran penting dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh anak sejak dini. Karena itu, pemberian ASI sangat dianjurkan hingga anak berusia dua tahun.
“Secara kesehatan, pemberian ASI itu penting bagi anak. Diupayakan sampai usia dua tahun karena itu sangat berpengaruh terhadap pembentukan daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena penyakit,” ujar Rully saat dihubungi Radar Banten melalui pesan WhatsApp, Minggu 3 Agustus 2025.
Lebih lanjut, Rully menjelaskan bahwa kualitas ASI sangat tergantung pada asupan gizi ibu.
Untuk menghasilkan ASI yang optimal, ibu perlu mendapatkan nutrisi seimbang yang mencakup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
“Gizi ibu harus lengkap karena itu bukan hanya untuk dirinya, tapi juga untuk bayi yang disusui. Nutrisi yang baik akan menghasilkan ASI yang berkualitas,” jelasnya.
Selain manfaat fisik, pemberian ASI juga memberi dampak positif pada aspek psikologis anak.
Menurut Rully, bayi yang diberi ASI akan merasa lebih diperhatikan, terlindungi, dan aman, yang turut menunjang perkembangan kecerdasan.
“ASI bukan hanya soal nutrisi, tapi juga soal ikatan emosional antara ibu dan anak. Itu akan memperkuat rasa aman anak dan mendukung tumbuh kembangnya,” katanya.
Manfaat juga dirasakan oleh ibu. Salah satunya, risiko terkena kanker payudara bisa ditekan melalui aktivitas menyusui.
“Banyak penelitian membuktikan, menyusui mengurangi potensi kanker payudara pada ibu,” tambahnya.
Namun, Rully menekankan bahwa pemberian ASI tidak bisa berjalan optimal jika ibu tidak mendapatkan dukungan lingkungan.
Ia mengingatkan pentingnya peran suami untuk ikut menjaga dan mendampingi proses menyusui.
“Suami jangan sampai merokok di dekat ibu yang sedang menyusui. Memberikan perhatian dan menciptakan suasana nyaman juga sangat penting,” ucapnya.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











