PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tekanan masyarakat terhadap rencana pembuangan sampah dari Tangerang Selatan ke Pandeglang tiba-tiba mengendur. Aksi demonstrasi yang sebelumnya dirancang berlangsung pada 3 September 2025 batal digelar. Posko logistik yang sempat berdiri di Alun-alun Pandeglang pun kini sudah dibongkar.
Keputusan pembatalan aksi datang tak lama setelah munculnya imbauan dari ulama kharismatik Abuya Muhtadi Cidahu. Imbauan itu cukup untuk membungkam gelombang penolakan yang mulai membesar di akar rumput.
Koordinator aksi, Rohmat, menyampaikan keputusan tersebut dengan nada hormat kepada semua elemen yang sebelumnya terlibat dan mendukung rencana aksi.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya Rohmat, inisiator Rakyat Pandeglang Melawan. Saya nyatakan meneruskan himbauan daripada orang tua kita, yaitu Abuya Muhtadi Cidahu. Dengan rasa hormat dan rasa terima kasih kepada seluruh rakyat Pandeglang, baik dari unsur ulama, santri, mahasiswa, LSM, ormas, dan lain-lain, terutama orang-orang yang sudah mengorbankan harta, pikiran, dan tenaga, saya ucapkan banyak-banyak terima kasih,” kata Rohmat, Senin 1 September 2025.
Sebelumnya, posko penggalangan donasi dibuka secara terbuka oleh kelompok aksi. Namun kini, puluhan dus logistik yang terkumpul akan dialihkan untuk kegiatan sosial keagamaan.
“Alhamdulillah saat ini sudah sekitar 300 dus air mineral. Dengan ini kami menyatakan tidak akan ada aksi tanggal 3, karena kami sangat menghargai orang tua kami, yaitu Abuya Muhtadi Cidahu. Adapun donasi yang sudah terkumpul akan kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama yang sedang melakukan perayaan PHBI yang sekarang ini peringatan Maulid Nabi atau Muludan,” jelasnya.
Pantauan RADARBANTEN.CO.ID, posko donasi yang sebelumnya ramai dengan aktivitas logistik kini tampak kosong.
Editor : Merwanda











