CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Wafatnya mantan Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi, pada Senin 8 September 2025 dini hari, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat dan jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon.
Almarhum yang menghembuskan napas terakhir pada usia 69 tahun di RS Siloam Lippo akibat gangguan fungsi hati itu dikenang sebagai sosok birokrat tulen yang rendah hati, sederhana, dan selalu mengayomi bawahannya.
Camat Ciwandan, Agus Ariyadi, termasuk salah satu pejabat yang merasakan langsung kepemimpinan Edi Ariadi. Ia menyebut almarhum sebagai figur pemimpin yang dekat dengan semua kalangan.
“Almarhum itu sosok yang rendah hati, baik, dan mengayomi kepada bawahan. Kita banyak belajar dari sosok Pak Edi, karena memang beliau adalah birokrat tulen,” ujar Agus kepada Radar Banten, Senin 8 September 2025.
Menurut Agus, sifat kesederhanaan dan kepedulian yang dimiliki Edi Ariadi membuat dirinya disegani sekaligus dicintai oleh para ASN.
“Kita semua ASN Cilegon khususnya turut berdukacita atas berpulangnya Bapak Edi Ariadi, mantan Wali Kota Cilegon. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan, dan beliau dalam keadaan husnul khatimah,” sambungnya.
Selain dikenal sebagai birokrat berpengalaman, Edi Ariadi juga dikenang karena sikap humanisnya.
Editor: Bayu Mulyana











