LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Yamaha Motor secara resmi memperkenalkan desain dan spesifikasi terbaru untuk motor MotoGP lewat unggahan media sosialnya pada Kamis malam, 11 September 2025. Motor Yamaha dikabarkan bakal dilengkapi mesin V4 sebagai langkah strategis untuk kembali bersaing dengan Ducati dan pabrikan lain yang telah lebih dulu memakai konfigurasi V4.
Perubahan ini meliputi revisi livery tim Yamaha dan Pramac, dengan warna dan grafis yang lebih agresif, serta peningkatan aerodinamika dan grip.
Livery baru memberikan kesan bahwa Yamaha ingin tampil bukan hanya kompetitif, tapi juga dominan secara visual.
Mesin V4 tersebut, berdasarkan informasi dari pihak Yamaha, sedang dalam tahap pengujian. Yamaha akan menerapkan mesin V4 pada tahun-tahun mendatang jika performanya terbukti lebih unggul dibanding mesin inline 4 yang saat ini digunakan.
Yamaha dan Pramac Racing juga telah mengumumkan hubungan kemitraan baru sejak musim depan.
Pramac akan mendapatkan spek sepeda motor yang sama dengan tim pabrik Yamaha, bukan lagi menjadi tim satellite biasa. Langkah ini dianggap sebagai bagian dari usaha memperkuat basis teknis dan kompetitif Yamaha di MotoGP.
Pabrikan Jepang ini ingin tidak hanya mengejar podium, tapi meraih gelar kejuaraan MotoGP kembali, setelah beberapa tahun berada di bawah tekanan dari Ducati, KTM, Aprilia, dan Honda.
Yamaha berharap, mesin V4, jika berhasil diimplementasikan dengan baik, bisa mengurangi gap performa terutama pada top speed dan saat straight panjang di sirkuit seperti Mugello atau Catalunya.
Beberapa perubahan desain struktur motor juga tengah digarap, termasuk revisi rangka dan lengan ayun, peningkatan sistem rem, serta pengaturan aerodinamika untuk downforce yang lebih stabil.
Meski tidak semua detil diumumkan, rumor di kalangan pengamat menyebut bahwa Yamaha sedang fokus pada peningkatan grip dan manuver saat menikung dengan kecepatan tinggi.
Di sisi tim, pembalap Fabio Quartararo dan Alex Rins dikabarkan sangat terlibat dalam fase pengujian dan pengembangan motor baru ini.
Mereka memberikan masukan lewat feedback di tes privat, terutama mengenai handling dan respons throttle, agar motor bisa seimbang antara kecepatan dan kontrol, terutama di trek slow corner dan speed corner.
Dengan semua perubahan ini, Yamaha menegaskan tekadnya untuk kembali ke puncak performa di MotoGP. Rivalitas dengan Ducati yang selama ini dikenal sangat kuat, dianggap menjadi tolok ukur yang nyata karena Ducati tak hanya unggul dari sisi mesin dan top speed, tetapi juga konsistensi.
Yamaha berharap, desain baru dan mesin V4 akan jadi jawaban untuk mengembalikan kejayaan mereka di ajang balap internasional.
Editor: Agus Priwandono











