LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Legenda MotoGP Valentino Rossi tengah terlibat dalam bentrokan hukum dengan keluarga sendiri, yang memicu sorotan media internasional.
Kisah yang bermula dari hubungan keluarga kini berujung pada persoalan hukum sengit terkait dugaan penyalahgunaan dana oleh orang dekat sang ayah.
Valentino, yang telah mengukir sejarah sebagai pembalap dunia sembilan kali, mengaku prihatin atas kondisi ayahnya, Graziano Rossi, yang kini berusia 71 tahun.
Perselisihan ini bukan soal warisan langsung, melainkan berkaitan dengan pengelolaan harta dan tuduhan penarikan dana besar dari rekening ayahnya.
Masalah tersebut muncul setelah Valentino menjadi wali hukum atas ayahnya pada 2024, berdasarkan pernyataan medis yang menyebut Graziano berada dalam kondisi yang memerlukan pendampingan hukum.
Namun, setahun kemudian, peran itu dicabut atas permintaan Graziano sendiri setelah evaluasi menyatakan ia mampu mengurus dirinya sendiri secara sah.
Dalam perjalanannya, Valentino melaporkan adanya pemindahan dan penarikan dana dari rekening ayahnya senilai sekitar €176.000 (sekitar Rp3,2 miliar) ke pihak yang dianggap mengambil keuntungan dari kondisi kesehatan ayahnya.
Tuduhan tersebut ditujukan kepada pasangan ayahnya, yang disebut telah menarik dana dalam jumlah besar tanpa kejelasan tujuan penggunaan.
Valentino menegaskan kepada media Italia bahwa persoalan ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran terhadap kesejahteraan ayahnya, bukan semata soal uang atau warisan. Ia menyebut dirinya “sangat sedih dan khawatir” karena tidak lagi melihat atau mendengar kabar dari sang ayah, sehingga hubungan keduanya kini renggang, seperti dikutip dari Il Fatto Quotidiano, Selasa, 20 Januari 2026.
“Ini bukan soal uang. Ini tentang kekhawatiran saya terhadap ayah saya,” ujar Rossi, menegaskan bahwa persoalan utama pada esensinya adalah hubungan keluarga yang rusak akibat masuknya pengaruh dari hubungan baru sang ayah.
Sementara itu, versi pihak ayah menyebutkan bahwa dokumen wali hukum ditandatangani ketika Graziano berada dalam kondisi lemah setelah menjalani beberapa operasi dan tidak sepenuhnya menyadari konsekuensi hukum dari penandatanganan tersebut. Graziano juga menyatakan keinginannya untuk menikahi pasangannya serta berharap keluarga Rossi dapat menghadiri perayaan tersebut.*
Editor : Krisna Widi Aria











