PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Sosial Provinsi Banten memberikan bantuan mengisi logistik untuk buffer stock kebencanaan di enam lumbung sosial di Kabupaten Pandeglang.
Enam lumbung sosial yang buffer stock-nya diisi oleh Dinas Sosial Provinsi Banten berada dalam pengelolaan Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang melalui Relawan Kampung Siaga Bencana (KSB).
Enam lumsos yang buffer stock logistiknya dibantu oleh Dinsos Banten yaitu lumsos di Kecamatan Patia, Sukaresmi, Panimbang, Sumur, dan Kecamatan Cikeusik.
Ketua Forum Komunikasi Kampung Siaga Bencana Banten, Beni Madsira mengatakan, buffer stock logistik bantuan bencana di enam kecamatan di Kabupaten Pandeglang saat ini dalam kondisi aman.
“Setelah Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah melalui Dinas Sosial Provinsi Banten mengalokasikan pengadaan logistik dasar bantuan bencana,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selularnya, Rabu, 1 Oktober 2025.
Bantuan logistik disalurkan oleh Dinas Sosial Provinsi Banten ke Kabupaten dan Kota rawan bencana. Yaitu ke Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Tangerang.
“Saat ini lumbung sosial di enam kecamatan Pandeglang khususnya sudah diisi oleh Dinas Sosial Provinsi Banten. Untuk buffer stock mau musim penghujan yang rawan bencana hidrometeorologi,” katanya.
Adapun buffer stock dari Dinas Sosial berupa paket sembako. Yaitu beras, mie instan, minyak goreng, gula putih, kemudian makanan bayi, tenda gulung, kasur lipat dan lainnya.
“Untuk membantu para korban bencana. Dan juga warga masuk dalam kategori miskin ekstrem,” katanya.
Kepala Bidang Perlindungan Sosial pada Dinsos Kabupaten Pandeglang, Iik Ihromi menambahkan, untuk buffer stock kebencanaan masih aman.
“Alhamdulillah, untuk kesiapsiagaan bencana dibantu pengisian Lumsos-nya oleh Dinsos Provinsi Banten,” katanya.
Iik menerangkan, berdasarkan usulan, pengisian bantuan logistik lumsos di 11 kecamatan rawan bencana banjir.
“Untuk sementara baru difasilitasi sembilan kecamatan rawan bencana. Terutama bencana banjir yang mana saat ini sudah masuk musim hujan,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











