CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Cilegon pada Minggu 11 Januari 2025 siang kembali memicu banjir. Selain terjadi di Kecamatan Ciwandan, banjir juga merendam permukiman warga di Link Sambirata, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.
Berdasarkan pantauan Radar Banten di lapangan, genangan air terlihat mencapai setinggi paha orang dewasa. Bahkan, di sejumlah titik terparah, ketinggian air mencapai setinggi perut orang dewasa dan masuk ke rumah-rumah warga.
Proses evakuasi warga telah dilaksanakan oleh BPBD Kota Cilegon dibantu oleh tim gabungan. Warga di evakuasi ke rumah warga yang tidsk terdampak dsn salah satu madrasah yang tidak jauh dari lokasi.
Diketahui, salah satu penyebab utama banjir tersebut akibat jebolnya tanggul penahan air atau turap kali. Kerusakan tanggul membuat debit air dari Kali Cibeber meluap dan langsung menggenangi kawasan permukiman.
Sekretaris Lurah Cibeber, Ansarullah, yang berada di lokasi banjir mengatakan bahwa peristiwa tersebut mulai terjadi sejak sore hari saat intensitas hujan meningkat.
“Kejadian ini mulai sekitar pukul 15.00 WIB, ketika debit hujan tinggi. Kondisinya seperti yang terlihat sekarang ini,” ujar Ansarullah.
Ia menjelaskan, meluapnya air dipicu oleh jebolnya tanggul turap kali yang berada di kawasan Perumahan Praja dan Perumahan PCI.
“Penyebabnya karena jebolnya tanggul turap kali di Perumahan Praja dan PCI, sehingga air meluap ke permukiman warga,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, sedikitnya enam Rukun Warga (RW) terdampak banjir, di antaranya RW 1 Cibeber Barat Timur, RW 3, RW 4, RW 5, serta RW 7 di wilayah Perumahan PCI.
“Untuk yang terdampak ada enam RW. Dan sampai saat ini air justru masih naik. Informasinya debit air terus bertambah dan berpotensi lebih tinggi lagi,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











