CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD II Partai Golkar Kota Cilegon tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan.
Forum tersebut juga menjadi momentum penting bergabungnya sejumlah petinggi partai politik di Cilegon ke Partai Golkar.
Prosesi penyematan jas kuning secara simbolis dilakukan oleh Ketua DPD I Partai Golkar Banten, Andika Hazrumy, bersama mantan Wali Kota Cilegon yang juga Ketua Harian Soksi Pusat, Tb Iman Ariyadi.
Dalam momen itu, sejumlah tokoh lintas partai resmi menyatakan diri bergabung dengan Golkar. Mereka di antaranya Ketua Partai Umat Cilegon, Tubagus Maman; Sekretaris DPC PKB Cilegon, Ahmad Yusron; Wakil Ketua DPD NasDem Cilegon, Jihan Singandaru.
Sekretaris DPD NasDem Cilegon, Imam Kafrowi; serta Erwin Eriansyah dari salah satu partai politik di Cilegon. Selain itu, seorang pengurus Partai Perindo yang berhalangan hadir juga turut menyampaikan komitmen bergabung ke Partai Golkar.
Ketua DPD II Partai Golkar Kota Cilegon, Ratu Ati Marliati, menegaskan bahwa Golkar tetap menjadi rumah politik yang terbuka bagi siapa pun.
Ia menekankan bahwa kehadiran para tokoh lintas partai tersebut menjadi bukti bahwa Golkar masih dipercaya sebagai partai dengan struktur kuat dan visi yang jelas.
“Kami terus terbuka. Dari partai manapun, kalau ingin bergabung dengan Partai Golkar, kita tidak pernah punya dendam. Pilkada selesai, semua selesai, dan kita bersama membangun masyarakat Cilegon,” ujar Ati.
Ia kemudian meminta izin kepada Andika Hazrumy untuk memberikan jas kebesaran Golkar kepada para tokoh yang baru bergabung.
Menurut Ati, jas bergambar pohon beringin itu bukan sekadar simbol partai, tetapi juga melambangkan perlindungan dan persatuan.
“Di tengah dinamika politik ke depan, Golkar terus tampil sebagai partai yang matang, terbuka, dan harus menjadi rumah besar. Tidak hanya kuat secara struktur, tapi juga kuat dalam gagasan,” imbuhnya.
Editor: Bayu Mulyana











