SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Angka pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Serang tahun 2025 mengalami penurunan yang cukup besar bahkan hingga 30 ribu jiwa.
Data tersebut berdasarkan hasil survei yang sudah dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) per bulan Agustus tahun 2025.
Diketahui, pengangguran terbuka di Kabupaten Serang tahun 2024 lalu ialah sebesar 9,18 persen. Pada tahun 2025 ini, angkanya kembali mengalami penurunan yakni menjadi sebanyak 8,7 persen.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertras) Kabupaten Serang, Diana Ardianti Utami mengungkapkan, pihaknya telah mendapatkan laporan hasil survei yang sudah dilakukan oleh BPS Kabupaten Serang.
Hasilnya, angka pengangguran terbuka di Kabupaten Serang tahun 2025 mengalami penurunan sekitar 30 ribu jiwa dibandingkan tahun sebelumnya.
“Walaupun tipis ini ada pengurangan hampir 30.000. Alhamdulillah, Kabupaten Serang bukan nomor satu lagi tetapi nomor 2 setelah Pandeglang,” katanya, Rabu 26 November 2025.
Ia mengatakan, adanya penurunan angka TPT terjadi berkat kolaborasi yang dilakukan oleh Pemkab Serang dengan seluruh pihak, baik pihak swasta maupun stakeholder.
“Jadi stakeholder terkait baik itu sekolahan, maupun universitas juga memang punya peran yang sama dan kita ke depannya berharap sinergitas ya selalu terjalin,” ujarnya.
Ia mengaku jika jumlah penurunan angka pengangguran yang terjadi di tahun 2025 ini belum sesuai target yang dimiliki oleh Disnakertras Kabupaten Serang.
“Kita harus punya kewajiban untuk terus menurunkan dan semangat itu tidak hanya dinas tenaga kerja tapi dilakukan oleh seluruh stakeholder,” ujarnya.
Pihaknya mengaku, berbagai upaya terus dilakukan guna menekan angka pengangguran, salah satunya ialah dengan menjalin kerjasama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) untuk membuka peluang pekerjaan di luar negeri.
“Nah, ini juga mudah-mudahan bisa memberikan satu cara bagaimana menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan minat masyarakat yang bekerja ke luar negeri secara formal,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menyebut, adanya penurunan angka TPT di Kabupaten Serang menandakan upaya yang dilakukan yakni kolaborasi dengan dunia usaha, LPK dan lainnya telah membuahkan hasil.
“Walaupun memang angka ini belum menggembirakan kita semua tapi sudah terukur bahwa tadinya kita ranking pertama di Banten TPT nya sekarang jadi ke dua,” ujarnya.
Kendati demikian, hal tersebut memberikan motivasi bagi seluruh pihak bahwa pergerakan untuk pemberdayaan dan kesempatan perluasan kerja harus ditingkatkan. Termasuk kesempatan kerja di luar negeri.
Ini terlihat dari adanya MoU dengan Kementerian PMI untuk memperluas peluang kerja di luar negeri. Untuk menunjang skill yang dibutuhkan, dinas tenaga kerja akan meningkatkan pendidikan vokasi dan pelatihan pelatihan di BLK.
“Sudah ada MoU juga dengan LPK LPK yang mengirim tenaga kerja ke luar negeri, itu bagian dari upaya penguatan untuk keluasan peluang kerja,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











