KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan pemusnahan arsip inaktif, di Aula BKPSDM, Selasa 13 Januari 2026.
Pemusnah tersebut turut didampingi oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip (Perpusip) Kabupaten Tangerang.
Sebanyak lebih dari 14.000 arsip dari berbagai bidang dimusnahkan dalam kegiatan tersebut.
Dimana, arsip-arsip tersebut berasal dari rentang tahun 2002 hingga tahun terakhir dan telah melalui proses penilaian sesuai masa retensi arsip.
Sekretaris BKPSDM Kabupaten Tangerang, Bangbang Ismail mengatakan bahwa arsip yang dimusnahkan tersebut merupakan dokumen yang masa retensinya telah berakhir dan tidak lagi memiliki nilai guna administratif, hukum, maupun historis.
“Jadi, arsip-arsip yang sudah habis masa retensinya kami musnahkan. Sementara arsip yang masih memiliki nilai namun sudah tidak digunakan secara aktif, kami titipkan ke Dinas Arsip,” ucap Bangbang.
Bangbang mengungkapkan, sebelum dilakukan pemusnahan, seluruh arsip terlebih dahulu melalui tahapan identifikasi dan pemilahan secara teliti dengan pendampingan langsung dari Dinas Perpusip Kabupaten Tangerang.
Hal tersebut untuk memastikan kesesuaian dengan regulasi yang berlaku.
Selain itu kata Bangbang, Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BKPSDM dalam meningkatkan kualitas tata kelola kearsipan sebagai penunjang pelayanan publik yang lebih baik.
Sebab pada tahun sebelumnya, BKPSDM berhasil meraih peringkat dua terbaik dalam penilaian penataan kearsipan tingkat Kabupaten Tangerang.
“Capaian tersebut menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan. Saat ini kami juga mulai menerapkan penggunaan surat elektronik untuk mengurangi penumpukan arsip fisik ke depannya,”ungkapnya.
Dirinya berharap, langkah ini dapat menjadi contoh bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di Kabupaten Tangerang. “Agar turut melaksanakan pengelolaan dan pemusnahan arsip secara tertib dan terencana,” pungkasnya.
Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi











